Jelang Lebaran 2026, KAI Genjot Distribusi Avtur ke Yogyakarta International Airport

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat distribusi avtur (Aviation Turbine Fuel) pada Januari 2026 mencapai 10.614.520 liter, meningkat dibandingkan Januari 2025 sebesar 8.349.580 liter, serta Januari 2024 sebesar 7.581.100 liter.
Dibandingkan Januari 2024, distribusi avtur pada Januari 2026 meningkat sebesar 3.033.420 liter atau sekitar 40%. Sementara jika dibandingkan Januari 2025, terjadi kenaikan sebesar 2.264.940 liter atau sekitar 27,1%.
Tren ini menunjukkan peningkatan kebutuhan energi penerbangan yang konsisten dalam tiga tahun terakhir, termasuk menjelang periode mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Baca Juga: Jangan Sampai Kehabisan, Tiket Kereta Lebaran 2026 KAI Baru Terjual Hampir 50 Persen
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba menyampaikan bahwa angkutan avtur menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran konektivitas udara, terutama pada momentum Lebaran ketika mobilitas masyarakat meningkat signifikan.
“Setiap dua hari sekali, satu rangkaian kereta api kami berangkat membawa avtur demi memastikan roda penerbangan di YIA terus berputar,” kata Anne dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).
Distribusi dilakukan dari Stasiun Cilacap, Jawa Tengah, menuju Stasiun Rewulu, Bantul, DIY. Dari Stasiun Rewulu, avtur kemudian disuplai ke YIA untuk memenuhi kebutuhan operasional maskapai. Pola pengiriman rutin ini memastikan pasokan tetap terjaga saat frekuensi penerbangan meningkat.
Kelancaran distribusi avtur berdampak langsung terhadap kepastian jadwal penerbangan dan kenyamanan perjalanan masyarakat. Penerbangan yang berjalan sesuai rencana mendukung arus kunjungan wisata, perjalanan keluarga, serta aktivitas bisnis ke Yogyakarta.
Sektor perhotelan, kuliner, transportasi lanjutan, hingga pelaku UMKM di DIY ikut merasakan manfaat dari konektivitas udara yang stabil.
Anne menegaskan bahwa keberlanjutan distribusi avtur merupakan bagian dari peran KAI dalam menjaga ekosistem transportasi nasional agar tetap terhubung dan produktif, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran.
“Kami memastikan distribusi avtur berjalan lancar agar operasional penerbangan di YIA tetap stabil. Ketika konektivitas udara terjaga, mobilitas masyarakat terlindungi, dan aktivitas ekonomi daerah terus bergerak. Di situlah peran strategis kereta api hadir mendukung Indonesia tetap terkoneksi,” tutur Anne.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







