Wamentan Sudaryono Sidak Kios Pupuk di Malang Pastikan Harga Turun Sesuai HET

AKURAT.CO Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu kios pupuk di Desa Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Sidak dilakukan untuk memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) terbaru berjalan sesuai ketentuan pemerintah.
Sudaryono menegaskan bahwa pemerintah telah resmi menurunkan harga pupuk dan meminta seluruh kios untuk menerapkan harga tersebut tanpa ragu. Dirinya juga memastikan pemerintah sudah menyiapkan mekanisme kompensasi bagi kios atas selisih harga.
“Mulai 22 Oktober harga pupuk resmi turun. Nanti kompensasinya kami selesaikan. Jangan khawatir, semua aman.” kata Sudaryono dalam keterangannya, Minggu (23/11/2024)
Sudaryono juga memastikan bahwa distribusi pupuk berjalan lancar dan kelompok tani dapat membeli pupuk tanpa hambatan. “Kelompok-kelompok tani aman. Yang penting harga sesuai aturan,” tambahnya.
Baca Juga: Harga Pupuk Subsidi Turun, Pembelian Petani Naik Hingga 20 Persen
Melalui sidak ini, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan bahwa kebijakan penurunan harga pupuk benar-benar sampai kepada petani.
Menurut Sudaryono, pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar tidak ada kios yang menjual di atas HET serta memastikan ketersediaan stok tetap aman. “Semua dibereskan. Pokoknya aman,” pungkasnya.
Adapun kunjungan ke Desa Pagentan, Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar berdialog langsung dengan kelompok tani dan pemilik kios terkait harga, distribusi, serta pelayanan terhadap petani.
Kepada Wamentan, sejumlah petani mengaku harga pupuk di kios tersebut sudah turun dan sesuai dengan HET baru
“Saya nandur padi, Pak. Pupuknya sekarang sembilan puluh ribu. Sudah sesuai. Sekarang harganya murah, Pak. Alhamdulillah. Terima kasih Pak Prabowo.” ujar seorang petani saat membeli pupuk di Toko Tumapel Jaya.
Para petani juga menyampaikan bahwa proses pembelian pupuk kini lebih mudah kemudian biaya produksi jadi lebih ringan.
“Biasanya kami ambil sendiri, Pak. Tapi kalau butuh diantar bisa, cuma nambah biaya. Yang penting sekarang harganya sudah turun,” tutur petani tersebut.
Di sisi lain, pemilik kios yang telah beroperasi cukup lama ini di Desa Pagentan memastikan bahwa harga pupuk di tempatnya sudah mengikuti HET terbaru.
“Harga di sini sudah sesuai HET, Pak. Semua lancar. Kelompok tani juga ambilnya di sini. Kalau minta diantar ada tambahan biaya, Pak. Kalau ambil sendiri, ya harga HET,” ucap pemilik kios.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok









