Fenomena 'Rojali' Dinilai Wajar, Peritel Diminta Fokus Tingkatkan Daya Tarik Mal

AKURAT.CO Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menilai fenomena rombongan jarang beli atau yang populer disebut “Rojali” di pusat perbelanjaan bukan masalah besar.
Ketua Umum Hippindo, Budihardjo Iduansjah, mengatakan yang terpenting saat ini adalah bagaimana menarik minat masyarakat untuk datang ke pusat perbelanjaan.
Sebab menurutnya, kehadiran pengunjung menjadi langkah awal untuk menciptakan peluang transaksi.
Baca Juga: Kemendag Siapkan Strategi Atasi Fenomena Rojali dan Rohana di Mal
“Rojali itu nggak apa-apa. Yang penting datang dulu, kita sepakat itu,” ujarnya di Jakarta, Kamis (7/8/2025).
Lebih lanjut dirinya menambahkan bahwa tantangan pascapandemi adalah membuat konsumen kembali mau bertransaksi.
Oleh karena itu, tambah Budi, peritel diharapkan menghadirkan berbagai strategi promosi, potongan harga, hingga pengalaman berbelanja yang lebih menarik lagi.
“Minimal minum deh, beli Aqua atau beli Chiki lah ya. Karena situasi, kita tahu saat ini susah mendatangkan orang ke mal setelah COVID,” ujarnya.
Baca Juga: Marak Fenomena Rojali-Rohana, Tommy Kurniawan: Alarm Pelemahan Daya Beli
Meskipun begitu, Budi juga mengakui bahwa perilaku belanja masyarakat kini lebih selektif. Oleh sebab itu, dibutuhkan kerja sama lintas sektor untuk menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan.
"Ya, meskipun tak selalu berujung transaksi besar, kedatangan konsumen tetap membawa potensi, intinya mah traffic dulu hadir baru kita olah menjadi penjualan,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







