Marguna Merger dan Deltomed Merger, Perkuat Bisnis Obat Herbal Tradisional

AKURAT.CO PT Deltomed Laboratories sebagai perusahaan yang menerima penggabungan (merger) dari PT Marguna Tarulata Astagina Pil Kita Farma sebagai perusahaan yang menggabungkan diri, telah melakukan merger untuk memperkuat lini bisnis di sektor obat herbal tradisional.
Merger ini resmi dan efektif berlaku per tanggal 1 Desember 2024. Merger ini merupakan strategi yang dilakukan untuk memantapkan diri sebagai pemain di industri obat herbal di Indonesia.
Chief Executive Officer PT Deltomed Laboratories, Muljo Rahardjo mengatakan merger ini merupakan langkah penting yang diambil oleh Deltomed dan Marguna dalam upaya memperkuat lini bisnis yang kami miliki khususnya untuk produk pegal linu dan produk pemulihan tenaga.
Baca Juga: Pelindo Bayar Utang Rp11 T Sejak Merger di 2021
"Tentunya dengan adanya langkah strategis ini, jaringan distribusi dan strategi marketing untuk produk-produk yang dimiliki oleh Marguna terutama untuk Pilkita akan semakin kuat. Berdasarkan data internal yang kami miliki market share Pilkita di Indonesia dibandingkan dengan produk pegal linu lainnya mencapai 12 persen," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (19/12/2024).
Industri kimia, farmasi dan obat tradisional terbukti menjadi salah satu sektor penyumbang devisa yang signikan. Pada tahun 2023, Kementerian Perindustrian menyebut nilai ekspor untuk produk industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional mencapai peningkatan sebesar 8,78% dibandingkan pada kuartal IV-2022, dengan nilai ekspor sebesar USD543,7 juta .
Setelah merger, produk Pilkita (obat herbal pegal linu), Tenaga X (obat herbal stamina dan tenaga), Sari Temulawak (obat herbal nafsu makan dan kesehatan anak), Herbamon (obat herbal darah tinggi), Herbaforce (suplemen obat herbal), EurycoMax (obat herbal stamina pria), dan CinnaMax (obat herbal diabetes) akan diproduksi dan didistribusikan di bawah naungan Deltomed.
Deltomed memang telah dikenal sebagai pemain dalam industri obat herbal di Indonesia. Sepanjang berdirinya perusahaan, Deltomed telah merilis beragam produk terpercaya seperti Antangin®, Antangin® Habbatussauda, Antangin Junior®, Kojima, Herbana® hingga permen OB Herbal®. Ragam produk tersebut telah melalui proses R&D oleh ahli farmasi terpercaya sehingga khasiat, mutu, dan keamanannya terjamin.
“Kami melihat pasar obat herbal akan terus meningkat. Oleh karenanya, kami merasa pengembangan industri obat bahan alam di Indonesia perlu terus ditingkatkan agar mampu bersaing di pasar global. Apalagi peluang tersebut didukung dengan penggunaan obat bahan alam yang banyak ditemukan di Indonesia. Selain itu, jamu juga telah menjadi suatu budaya di Indonesia yang telah resmi masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda dari Indonesia ke-13 yang masuk ke dalam daftar UNESCO,” ujar Muljo.
Deltomed akan terus berkomitmen untuk menjadikan obat herbal mampu bersaing di kancah global dengan menggabungkan potensi alam Indonesia dan teknologi terkini yang dimiliki untuk menciptakan berbagai produk berbasis herbal untuk membantu proses penyembuhan secara alami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






