Garuda Indonesia Jadi Official Airline Golden Disk Award di JIS

AKURAT.CO Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia menjadi official airline dalam penyelenggaraan “Golden Disc Awards ke-38”, sebuah ajang penghargaan musik terbesar di Korea Selatan yang akan diselenggarakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu, 6 Januari 2024 mendatang.
Dukungan Garuda Indonesia sebagai official airline tersebut turut bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Korea Selatan, serta sejalan dengan kesuksesan Golden Disc Awards yang sebelumnya telah diselenggarakan di sejumlah negara seperti Jepang, China, Malaysia, dan yang terakhir di Thailand di mana ajang penghargaan musik ini akan menjadi kali pertama di Indonesia.
Melalui perannya sebagai official airline Golden Disc Award ke-38 nanti, Garuda Indonesia akan mendukung kelancaran acara tersebut khususnya melalui pengoperasian penerbangan tambahan rute Jakarta – Seoul yang akan dioperasikan pada tanggal 7 Januari 2024 dalam menunjang animo publik maupun kebutuhan aksesibilitas yang akan hadir pada agenda tersebut.
Baca Juga: Kabar Duka, Direktur SDM Garuda Indonesia Salman El Farisiy Tutup Usia
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan bahwa penyelenggaraan Golden Disc Awards 2024 ini menjadi langkah strategis untuk Garuda Indonesia dalam menyelaraskan komitmen Pemerintah untuk mempercepat proses pemulihan pariwisata nasional sekaligus menjadi representasi semangat Perusahaan dalam menghadirkan konektivitas udara yang menghubungkan destinasi-destinasi utama para pengguna jasa baik dalam negeri maupun internasional.
Dengan mengedepankan layanan penerbangan yang menghadirkan keramahtamahan khas Indonesia mulai dari pre-flight, in-flight hingga post-flight, dukungan Garuda Indonesia terhadap Gloden Disc Award diharapkan tidak hanya akan dapat memberikan pengalaman penerbangan yang seamless bagi penumpang, namun juga dapat menjadi momentum tersendiri bagi puncak pemulihan sektor pariwisata Indonesia dalam memperkenalkan Indonesia di mata global.
"Khususnya bagi penggemar musik Korea Selatan untuk menikmati berbagai pilihan destinasi unggulan di Indonesia melalui layanan penerbangan yang aman dan nyaman," ujar Irfan dikutip Selasa (2/1/2024).
Adapun saat ini Garuda Indonesia melayani penerbangan langsung dari dan menuju Korea melalui dua kota terbesar di Indonesia yaitu Jakarta dan Bali sebanyak 8 kali setiap minggunya.
Lebih lanjut, sejalan dengan aktivitas pariwisata global yang semakin tumbuh, Garuda Indonesia nantinya juga secara bertahap berencana akan meningkatkan meningkatkan frekuensi penerbangan di rute-rute yang menjadi preferensi masyarakat salah satunya rute Seoul – Denpasar pp dari 2 kali seminggu menjadi empat kali seminggu mulai bulan Desember 2023 untuk memenuhi peningkatan permintaan perjalanan dari Seoul menuju Denpasar.
Jadwal penerbangan Seoul – Denpasar nantinya akan dilayani dengan GA 871 dan diberangkatkan dari Incheon International Airport pada pukul 11:35 LT dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar pada pukul 17:45 LT. Sementara itu penerbangan Denpasar - Seoul akan dilayani dengan GA 870 dan diberangkatkan dari Denpasar pada pukul 01:30 LT dan tiba di Seoul pada pukul 09:15 LT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









