Projo Pertimbangkan Ubah Logo, Tak Lagi Gunakan Wajah Jokowi

AKURAT.CO Organisasi relawan Projo yang dikenal dengan logo merah-hitam bergambar siluet wajah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), berencana mengubah logonya.
Rencana ini disampaikan Ketua Umum DPP Projo, Budi Arie Setiadi, dalam Kongres III Projo di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (1/11/2025).
Budi Arie menyebut perubahan logo menjadi bagian dari agenda transformasi organisasi. Salah satu pertimbangan utamanya adalah menghilangkan kesan kultus individu.
“Logo Projo akan kita ubah supaya tidak terkesan kultus individu. Iya, kemungkinan tidak wajah Jokowi lagi,” kata Budi Arie kepada wartawan.
Meski logo berpotensi berubah, Budi Arie menyampaikan bahwa nama organisasi kemungkinan besar tetap dipertahankan.
Keputusan final mengenai perubahan akan ditetapkan melalui mekanisme kongres.
“Nanti kita lihat mekanisme persetujuan dari teman-teman kongres,” ujarnya.
Baca Juga: Budi Arie: Projo itu Bukan Pro Jokowi
Baca Juga: Projo Batal Jadi Partai, Lebih Pilih Perkuat Partai Gerindra
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian









