NasDem Bantah Sahroni Mundur dari DPR dan Kabur ke Luar Negeri: Dia Ada di Jakarta

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, membantah kabar yang menyebut Ahmad Sahroni mengundurkan diri dari DPR. Dia menegaskan, posisi Sahroni di kepengurusan partai maupun di DPR tidak berubah.
"Ya kalau kepengurusan kan ini (berbeda), yang dimintakan soal posisi di DPR," kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (4/9/2025).
Saan yang juga Wakil Ketua DPR ini, juga membantah isu pengunduran diri Sahroni dari kursi parlemen meski kini sudah berstatus nonaktif. "Itu belum, nanti kita cek ya," ujarnya.
Baca Juga: Gantikan Ahmad Sahroni, Siapa Sebenarnya Rusdi Masse? Intip Profil dan Perjalanan Politiknya
Selain itu, dia juga membantah kabar yang menyatakan Sahroni kabur ke luar negeri. Mengenai keberadaan Sahroni, Saan menyebut koleganya itu masih berada di dalam negeri.
Ketika ditanya apakah Sahroni ada di Indonesia, Saan menegaskan belum berkomunikasi secara langsung. Namun, dia memastikan Sahroni berada di Indonesia.
"Saya terakhir belum komunikasi ya, tapi rasanya ada. Pak Sahroni kan pasti ada di Jakarta," tutupnya.
Sebelumnya, Fraksi Partai NasDem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas yang melekat pada Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dua anggota DPR RI yang telah dinonaktifkan sejak 1 September 2025.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga mekanisme, integritas, serta kepastian hukum di tengah sorotan publik.
"Fraksi Partai NasDem DPR RI meminta penghentian sementara gaji, tunjangan, dan seluruh fasilitas bagi yang bersangkutan, yang kini berstatus nonaktif, sebagai bagian dari penegakan mekanisme dan integritas partai," ujar Viktor dalam keterangan tertulis, Rabu (3/9/2025).
Baca Juga: Dinonaktifkan dari DPR, Fraksi NasDem Minta Gaji Sahroni dan Nafa Urbach Dihentikan
Penonaktifan status keanggotaan kedua legislator tersebut sebelumnya ditetapkan melalui Surat DPP Partai NasDem Nomor 168-SE/DPP-NasDem/VIII. Proses itu kini sedang ditindaklanjuti oleh Mahkamah Partai NasDem, yang putusannya bersifat final, mengikat, dan tidak dapat digugat.
Selain itu, Viktor menegaskan bahwa Fraksi NasDem mendukung penuh langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengusut tuntas dugaan makar yang muncul di balik gelombang demonstrasi.
"Bagi Fraksi NasDem, langkah ini merupakan komitmen menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepastian hukum bagi publik," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok








