Nasdem Minta Masyarakat Lebih Kritis dalam Pemilu: Jangan Pilih Pemimpin dari Serangan Fajar

AKURAT.CO Partai NasDem memastikan akan terus berbenah pasca dua anggota DPR Fraksi NasDem, yakni Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, disorot publik karena pernyataannya yang dinilai nirempati di tengah situasi bangsa saat ini.
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, mengatakan pembenahan ini akan dilakukan agar kejadian serupa tak terulang kembali.
"Ya kan kalau partai kan komitmen terus berbenah dan semua partai saya rasa sama terus melakukan proses pembenahannya," ujar Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (4/9/2025).
Wakil Ketua DPR itu juga menuturkan, partainya juga berkomitmen untuk menghilangkan politik transaksional, yang dinilai menjadi sumber terpilihnya anggota DPR yang tidak kompeten. Namun, dia meminta masyarakat untuk melakukan hal yang sama.
Baca Juga: Dinonaktifkan dari DPR, Fraksi NasDem Minta Gaji Sahroni dan Nafa Urbach Dihentikan
"Itu harus menjadi komitmen bersama ya, jadi bukan hanya partai yang dituntut cuman jadi masyarakatnya. Makanya penting juga yang namanya proses pendidikan politik buat masyarakatnya juga buat para aktor. Karena yang pemilu yang bersih, adil itu bukan hanya penyelenggara bukan hanya peserta parpol, tapi masyarakatnya juga penting untuk mendapatkan edukasi tentang Pemilu itu tadi," imbuhnya.
"Bagaimana mencari pemimpin yang memang bukan lahir dari proses transaksional, bukan lahir dari proses foodbuying, bukan lahir dari proses serangan fajar. Nah kalau kesadaran ini tumbuh semua ya kita akan mendapatkan proses Pemilu yang baik. NasDem punya komitmen," sambungnya.
Dia juga memastikan bahwa DPP NasDem akan memanggil Sahroni dan Nafa, untuk dimintai klarifikasi dan pertanggungjawaban. Sementara ini, partai baru mengeluarkan kebijakan penonaktifan yang bersangkutan.
"Ya kita tentu akan melakukan pemanggilan semuanya. Jadi apa minta klarifikasi dan sebagainya itu penting kita lakukan, makanya kita masuk pada tahap di non-aktif dan berikutnya kita minta untuk fasilitas untuk dia juga tidak diberikan," pungkas Saan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla








