Puluhan Kepala Daerah PDIP Bertahan di Magelang, Larangan Retret dari Megawati Dicabut?

AKURAT.CO Sebanyak 55 kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), yang terdiri dari 53 bupati dan wali kota serta 2 gubernur, telah berkumpul di Magelang, Jawa Tengah, untuk mengikuti retret kepala daerah.
Kehadiran mereka tetap berlanjut meskipun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sebelumnya menginstruksikan agar mereka menunda keberangkatan ke acara tersebut.
Saat dikonfirmasi terkait sikap partai, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyatakan, keputusan lebih lanjut akan disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
"Soal instruksi itu, Mas Pram akan memperjelas dan mendiskusikannya lebih lanjut dengan DPP," ujar Hasto di Magelang, Sabtu (22/2/2025).
Ia juga menambahkan, sebelumnya Pramono telah meminta para kepala daerah untuk tetap berada di sekitar lokasi retret sambil menunggu komunikasi antara DPP PDIP dan pemerintah terkait kelanjutan acara tersebut.
Baca Juga: Sejumlah Kepala Daerah dari PDIP Tetap Hadiri Retret di Magelang, Ini Alasannya
"Pak Pramono terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat dan penyelenggara. Kami yang sudah ada di sini menunggu arahan lebih lanjut," jelasnya.
Sikap kader PDIP ini menjadi sorotan setelah Megawati mengeluarkan surat instruksi bernomor 7295/IN/DPP/II/2025 pada 20 Februari 2025 malam.
Dalam surat itu, ia meminta agar seluruh kepala daerah dari PDIP menunda keberangkatan mereka ke Magelang. Instruksi ini muncul sebagai respons atas penahanan Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan diminta menunda perjalanan mereka ke Magelang untuk mengikuti retret pada 21-28 Februari 2025," demikian bunyi pernyataan Megawati dalam surat tersebut.
Lebih lanjut, Megawati juga menginstruksikan agar mereka yang telah dalam perjalanan segera berhenti dan menunggu arahan selanjutnya dari DPP.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi apakah kader PDIP yang sudah berada di Magelang akan tetap mengikuti retret atau tidak.
Namun, komunikasi intens terus dilakukan untuk memastikan langkah yang akan diambil oleh partai terkait keterlibatan kadernya dalam acara tersebut.
Baca Juga: PDIP Larang Kader Ikut Retreat, Dave Laksono: Kepala Daerah Milik Rakyat, Bukan Sekadar Kader Partai
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






