Sekjen Gerindra: Menteri Profesional Bukan Berarti Nonpartai

AKURAT.CO Wacana pembentukan zaken kabinet yang berisi mayoritas profesional oleh Prabowo Subianto mulai ramai dibicarakan publik.
Pasalnya, hal itu tidak sesuai dengan koalisi gemuk yang dipimpin Prabowo semasa Pilpres 2024.
Di mana, seharusnya jatah menteri lebih banyak diberikan ke kader parpol pendukungnya.
Menanggapi wacana itu, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa kalangan profesional bukan berarti adalah tokoh nonpartai.
"Ya kan profesional kan tidak harus, tidak berarti nonpartai," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (17/9/2024).
Baca Juga: Kaesang Pangarep Sambangi KPK untuk Klarifikasi
Menurut Muzani, bisa saja menteri nantinya seorang yang profesional namun juga merupakan kader partai atau profesional yang terafiliasi dengan parpol tertentu.
"Artinya, ada orang profesional orang ahli tapi dia bagian dari partai. Artinya, ada dia memang ahli di bidangnya, tapi dia secara politik terafiliasi oleh satu partai politik yang berkoalisi," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden RI terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, menginginkan jajaran pembantunya nanti berbentuk zaken kabinet alias para menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu parpol tertentu.
Hal tersebut, menurut Muzani, guna menyempurnakan kabinet yang di mana para menteri tetap memiliki keahlian di bidang masing-masing, bukan asal memberi jatah kursi saja.
"Sehingga tidak kehilangan relevansinya di jabatan yang diduduki karena yang bersangkutan memiliki keahlian dari jabatan yang disandang," tambahnya.
Baca Juga: Anindya Bakrie Soal Munaslub Kadin: Dinamika Organisasi Itu Biasa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








