AKURAT.CO Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyatakan Pemilu 2024 belum berakhir.
Todung mengatakan, proses pemilu masih panjang, sebab masih akan mengajukan sengketa hasil ke Mahkamah Konstitusi (MK).
“Jadi prosesnya masih panjang, pilpres kalau melihat hanya hasil pengumuman KPU tadi malam, itu mungkin ada yang mengatakan selesai. Tapi itu belum selesai, orang barat bilang it is over, but it is not over yet,” kata Todung dalam konferensi pers, di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Baca Juga: NBA Hari Ini: Boston Celtics Perpanjang Tren Kemenangan, Tumbangkan Bucks Minus Antetokounmpo
“Jadi masih ada jalan ke Mahkamah Konstitusi dan kami dari tim hukum sudah siap dan tadi dikatakan Pak Ganjar, mungkin besok, mungkin Sabtu menyampaikan permohonan PHPU kami ke Mahkamah Konstitusi,” tandanya.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo menegaskan pihaknya sudah sepakat untuk mengajukan sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi.
“Maka setelah pengumuman tadi malam, tim Ganjar-Mahfud sudah bersepakat kalaulah semuanya ini harus diluruskan agar demokrasi bisa berjalan dengan baik, maka benteng terakhirnya adalah Mahkamah Konstitusi,” kata Ganjar dalam konferensi pers, di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta, Kamis (21/3/2024).
Baca Juga: Kasus Dugaan Penganiayaan Bocah Perempuan di Ciputat Naik ke Tahap Penyidikan
Sebagai informasi, pendaftaran pengajuan perkara perselisihan hasil pemilihan anggota legislatif terhitung 3 x 24 jam sejak diumumkan penetapan perolehan suara hasil Pemilihan Umum anggota DPR, DPD, dan DPRD secara nasional oleh KPU.
Hal ini sebagaimana diatur dalam Peraturan MK Nomor 5 Tahun 2023 tentang Tahapan, Kegiatan, dan Jadwal Penanganan Perkara Perselisihan Hasil Umum Anggota DPR, DPD, DPRD Kabupaten/Kota, dan Pilpres (PMK 5/2023).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









