Kubu Ganjar Wacanakan Hak Angket karena Tidak Percaya MK

AKURAT.CO Wacana hak angket DPR yang digaungkan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, dinilai lantaran tidak percaya dengan Mahkamah Konstitusi (MK).
Diketahui, usai Ganjar menggaungkan wacana hak angket, kubu pasangan capres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, juga turut membicarakan hal serupa.
Pengamat politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, mengatakan, kedua kubu memilih hak angket daripada menggugat ke MK pasti karena ada pertimbangannya.
"Kubu 01 dan 03 mewacanakan hak angket, bukan mengajukan ke MK. Saya kira mereka pasti memiliki pertimbangan sendiri," ujarnya saat dihubungi Akurat.co, Minggu (25/2/2024).
Pertimbangannya yakni mereka tidak percaya MK. Mengingat, putusan sebelumnya yang meloloskan Gibran Rakabuming Raka bisa menjadi cawapres.
Baca Juga: Berbeda dengan Ganjar, Mahfud Sebut Hak Angket Tak Akan Ubah Keputusan KPU
"Di antara pertimbangannya bisa jadi mereka tidak percaya pada MK karena kasus Putusan Nomor 90 yang meloloskan Gibran," beber Lili Romli.
Faktor lainnya adalah bisa jadi karena kedua kubu melihat indikasi kecurangan yang melibatkan pemerintah berkuasa saat ini.
Sehingga mereka memilih untuk mewacanakan hak angket di DPR ketimbang menggugat sengketa pemilu ke MK.
"Bisa jadi mereka melihat bahwa ada kecurangan pemilu yang diduga ada keterlibatan pemerintah sehingga perlu hak angket," tandas Lili Romli.
Sebelumnya, Ganjar Pranowo mendorong DPR menggunakan hak angket ataupun hak interpelasi terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024.
Baca Juga: Timnas AMIN Bantah Ada Komunikasi dengan TPN Ganjar-Mahfud Soal Kecurangan Pemilu 2024
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengatakan, hak angket menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban KPU dan Bawaslu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







