AKURAT.CO - Calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto mengirimkan karangan bunga untuk PDIP, yang merayakan hari jadinya ke-51.
Karangan bunga tersebut berada di antara karangan bunga lainnya, diletakkan di dekat lobi utama gedung DPP Partai PDIP, di Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.
"Dirgahayu ke-51 PDI Perjuangan, Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra," tertulis di karangan bunga tersebut.
Prabowo memiliki sejarah panjang dengan partai berlambang Banteng ini. Ia pernah menjadi cawapres Megawati pada Pilpres 2009.
Kala itu PDIP dan Gerindra, yang ada di barisan oposisi, berkoalisi menghadapi capres Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono; dan Jusuf Kalla-Wiranto. Pasangan yang lebih dikenal dengan sebutan Mega-Pro ini mengakhiri Pilpres 2009 dengan raihan 26,79% suara.
Baca Juga: Prabowo Tanya Zulhas: Kenapa yang Cantik-cantik Masuk PAN, Apa Ilmunya?
Lima tahun kemudian, hubungan keduanya diisukan memanas menjelang Pilpres 2014 dan 2019. Kala itu, Megawati memilih mencalonkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden. Panasnya suhu politik selama masa kampanye Pilpres 2019 sampai ke telinga Megawati.
Saat itu, Mega pun memastikan dirinya tak punya masalah dengan Prabowo. Mereka pun kembali akrab saat Megawati dan Prabowo bertemu usai Pilpres 2019.
Keduanya bertemu di kediaman Megawati di Teuku Umar, Jakarta Pusat. Megawati kala itu menyiapkan makanan khusus untuk makan siang dengan Prabowo.
Lalu pada 8 Agustus 2019 Prabowo pernah hadir di kongres V PDIP di Bali termasuk saat mengundang Megawati di peresmian patung presiden ke-1 RI Sukarno atau Bung Karno di Gedung Kementerian Pertahanan 2021 lalu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









