Ray Rangkuti: Pendukung Nepotisme dan Politik Dinasti, Aktivis Asam Sulfat

AKURAT.CO Ray Rangkuti memiliki definisi sendiri mengenai lakon aktivis yang membela koruptor, nepotisme, dan politik dinasti, pada perhelatan Pemilu 2024. Dia menilai koleganya tak lagi bisa dilabeli eksponen 1998 tetapi aktivis asam sulfat.
Ray menyampaikan pernyataan sarkas itu, ketika menghadiri acara diskusi bertema "Ilusi Pemilu dan Demokrasi: Berpolitik, Bernegara, Berkonstitusi" yang digelar di Kantor Para Syndicate, Jakarta, Jumat (15/12/2023). Ray turut hadir sebagai pembicara bersama aktivis lainnya.
"Aktivis-aktivis yang ikut korupsi mendukung koruptor, ikut nepotis dan dinasti atau mendukung nepotisme dan dinasti, melakukan kejahatan hak asasi manusia atau ikut dengan pelaku kejahatan kemanusiaan berat, mereka bukan aktivis 1998 tetapi aktivis asam sulfat," kata Ray, yang juga aktivis 1998.
Baca Juga: Ray Rangkuti: Pemilu 2024 Paling Buruk
Potongan pernyataan Ray, tersebar melalui Tiktok dan aplikasi pertukaran pesan. Pernyataan Ray, bisa dibaca merujuk koleganya yang berbalik arah mendukung paslon capres nomor urut 2, Prabowo Subianto yang menggandeng Gibran sebagai cawapres.
Majunya Gibran pada Pilpres 2024, tak lepas dari putusan MK yang kontroversial. Putusan MK nomor 90 harus memakan korban dengan dicopotnya Anwar Usman sebagai Ketua MK, karena ditengarai membuka celah intervensi, dan terindikasi konflik kepentingan, karena memiliki status paman dari Gibran.
Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun: Catatan Kritis Aktivis Lintas Generasi
Putusan MK tersebut menjadi jalan majunya Gibran yang juga menyasar Presiden Jokowi, karena dituduh melanggengkan kekuasaan, dengan mengupayakan Gibran berkompetisi. Artinya, isu nepotisme dan politik dinasti tak menjadi pertimbangan lagi bagi kalangan aktivis untuk menentukan sikap politik.
Sementara asam sulfat menjadi buah bibir gegara Gibran keseleo lidah menyebut asam sulfat sebagai kebutuhan nutrisi ibu hamil. Gibran seharusnya menyebut asam folat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
- 10Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII







