Cara Melindungi Mata dari Abu Vulkanik

AKURAT.CO Abu vulkanik yang terbawa udara saat terjadi erupsi gunung api dapat mengganggu kesehatan mata.
Partikel abu yang sangat halus dapat masuk ke mata dan menyebabkan rasa perih, merah, berair, atau terasa seperti ada benda asing.
Karena itu, mengetahui cara melindungi mata dari abu vulkanik penting dilakukan, terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak erupsi.
Gunakan Kacamata Pelindung
Salah satu cara melindungi mata dari abu vulkanik adalah menggunakan kacamata pelindung yang menutup area mata dengan baik. Kacamata pelindung atau goggles dapat membantu mengurangi kemungkinan partikel abu masuk ke mata.
Kacamata biasa juga dapat memberikan perlindungan tertentu, tetapi sebaiknya gunakan pelindung mata yang lebih rapat jika kondisi abu cukup tebal.
Hindari Mengucek Mata
Ketika mata terasa gatal atau perih akibat abu vulkanik, hindari menguceknya. Mengucek mata dapat membuat partikel abu bergesekan dengan permukaan mata sehingga berpotensi menyebabkan iritasi atau luka.
Jika mata terasa tidak nyaman, segera cari tempat yang lebih terlindung dari abu dan bersihkan mata dengan cara yang aman.
Bilas Mata dengan Air Bersih
Jika abu vulkanik masuk ke mata, bilas menggunakan air bersih atau larutan saline. Biarkan air mengalir dengan lembut untuk membantu mengeluarkan partikel abu.
Hindari menggunakan tangan untuk mengambil partikel yang menempel pada mata. Jika rasa sakit, kemerahan, atau gangguan penglihatan tetap muncul setelah mata dibilas, segera cari pertolongan medis.
Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan
Saat terjadi hujan abu, usahakan tetap berada di dalam ruangan dan tutup pintu serta jendela untuk mengurangi masuknya abu. Jika harus keluar rumah, gunakan perlindungan mata dan perlengkapan lain yang sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia
- 10Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII






