SMA Unggul Garuda Transformasi Buka Akses Siswi Kuliah di Luar Negeri

AKURAT.CO Siswi Kelas 12 SMAN 28 Jakarta, Fauziah Rachma Anjani (18), sempat memendam mimpi untuk kuliah di luar negeri, mengingat kondisi ekonomi keluarganya.
Ia juga tidak ingin membuat orang tuanya khawatir kalau dirinya harus jauh menimba ilmu di negeri orang.
Keberadaan Program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) memecah kebuntuan tersebut. Kini Fauziah tidak lagi khawatir untuk mengejar mimpi berkuliah di luar negeri.
"Program SUGT ini membuat (pikiran) saya terbuka bahwa kuliah tuh enggak harus di dalam negeri. Banyak kampus global di dunia yang bisa membuat saya lebih berkembang," jelasnya, melalui keterangan Bakom RI, Minggu (8/11/2026).
Sebelum ada Sekolah Garuda, membayangkan bisa berkuliah di luar negeri saja membuat Fauziah bergidik. Biayanya pasti menguras kantong keluarga. Belum lagi untuk kehidupan sehari-hari selama berkuliah.
Baca Juga: Sekolah Nasional Terintegrasi Resmi Dibuka, Apa Bedanya dengan Sekolah Rakyat dan SMA Unggul Garuda?
"Hal pertama yang saya pikirin untuk berkuliah di luar negeri itu pertama living cost ya, Kak. Dari segi biaya, waduh gimana nih kalau kuliah di luar negeri, pasti butuh biaya yang besar untuk kehidupan saya ataupun pendidikan saya," jelasnya.
Yang lebih berat lagi adalah restu orang tua. Meski tak langsung diutarakan, Fauziah sadar orang tuanya pasti khawatir kalau dia harus berkuliah jauh dari rumah.
Alhasil ia mengurungkan niat tersebut. Menurut Fauziah, berkuliah di dalam negeri lebih realistis. Dia pun sudah mengincar untuk kuliah di fakultas hukum di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) yang tidak jauh dari rumah. Sejak kelas 10, Fau memang mengincar untuk bisa berkuliah di fakultas hukum.
Pintu harapan terbuka bagi Fauziah saat ada sosialisasi mengenai Program SUGT di sekolahnya. Tahun ini, SMAN 28 Jakarta menjadi sekolah yang mendapatkan Program SUGT.
Dari sosialisasi ini, mata dan pikirannya terbuka. Orang tua pun tidak khawatir karena dilibatkan dalam sosialisasi maupun seleksi. Dengan begitu, dua kekhawatiran Fauziah langsung sirna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 7Ditanya Soal Pensiunnya Cristiano Ronaldo, Jorge Jesus Respons dengan Jawaban 'Panas'
- 8Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 9Dugaan Makar Diusut, Kepala Bakom: Prabowo Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu
- 10Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya






