Akurat Logo

BPYC 2026 Hadirkan 56 Pembicara, Bahas Isu Profesional Muda

Winna Wandayani | 28 Oktober 2026, 11:54 WIB
BPYC 2026 Hadirkan 56 Pembicara, Bahas Isu Profesional Muda
BPYC 2026 Hadirkan 56 Pembicara, Bahas Isu Profesional Muda. (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO Beyond Professional Youth Con (BPYC) 2026 akan digelar pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Chillax Sudirman, Jakarta Selatan. Kegiatan ini membahas berbagai isu, mulai dari teknologi, pendidikan, kesehatan, hingga dunia kerja.

Sebanyak 56 pembicara dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut. Para narasumber berasal dari berbagai latar belakang, termasuk pemerintahan, industri dan komunitas.

Sejumlah tokoh yang masuk dalam daftar pembicara adalah Erick Thohir, Afriansyah Noor, Tedi Bharata dan Revie Sylviana dari Meta. Nama lainnya meliputi Riza Putranto, Willie Salim, Tsamara Amany dan Fathia Fairuza.

"Kami ingin mempertemukan profesional muda, mahasiswa, pekerja, wirausahawan dan penggerak komunitas agar dapat saling belajar," ujar Lutfi Dipa Nawahasta selaku Ketua Umum Beyond Professional, saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Lutfi menambahkan, pengembangan keterampilan dan perluasan kesempatan kerja menjadi bagian dari upaya pemberdayaan generasi muda. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor juga diperlukan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.

"Reformasi besar-besaran harus dimulai dari manusianya. Kita membutuhkan generasi profesional yang memiliki integritas, kompetensi dan akuntabilitas," kata Rian Fahardhi selaku Ketua Komite BPYC 2026.

Acara ini juga menghadirkan diskusi lintas generasi dan disiplin ilmu. Format tersebut mempertemukan narasumber dari berbagai bidang untuk membahas persoalan melalui perspektif yang berbeda.

Selain itu, terdapat Youth Talk yang melibatkan penggerak komunitas dan organisasi sosial. Salah satu pihak yang berpartisipasi adalah Sekolah Tanah Air, gerakan pendidikan yang diinisiasi Rian Fahardhi.

Sekolah Tanah Air menjalankan program Gotong Royong 1000 Sekolah untuk mendorong perbaikan fasilitas belajar dan penguatan literasi. Program tersebut juga berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi lintas sektor.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.