Direktur Garudafood Bagikan Kisah Transformasi Digital dan Keberlanjutan kepada Mahasiswa Universitas Brawijaya

AKURAT.CO PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. menggelar Program Sahabat Inspirasiku, inisiatif Garudafood Sehati pilar Pendidikan di Universitas Brawijaya, Malang.
Kegiatan ini diikuti lebih dari 350 mahasiswa lintas fakultas UB, Kamis (1/10/2026) kemarin.
Kali ini, Program Sahabat Inspirasiku menggandeng Trans7 Mengajar dengan mengusung tema "Creativity and Leadership."
Sebelumnya, melalui program Sahabat Inspirasiku, Garudafood telah menggelar kuliah umum di sejumlah kampus, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan IPB University pada 2025. Serta Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada 2026.
Pada gelaran di UB kali ini, hadir dua narasumber, yakni Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto, dan VP of HR & GS Trans7, Antonius Refijanto.
Acara ini dibuka oleh sambutan Universitas Brawijaya, Dr. Tri Wahyu Nugroho.
Dalam paparannya, Fransiskus Johny, yang juga alumnus Fakultas Teknik Mesin UB, menuturkan perjalanan Garudafood. Perusahaan ini bermula dari usaha keluarga di Pati, Jawa Tengah, dan kini menjadi salah satu perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia.
"Dari usaha keluarga di Pati, Garudafood tumbuh menjadi salah satu pemimpin fast moving consumer goods (FMCG) di Indonesia karena kami terus beradaptasi. Beberapa tahun terakhir, kami membangun sistem terintegrasi dan memanfaatkan data, otomasi serta kecerdasan buatan (AI), agar keputusan dapat diambil lebih cepat dan operasional lebih tangguh. Pendekatan ini juga memungkinkan kami untuk lebih agile dalam merespons perubahan di tengah ketidakpastian bisnis yang semakin dinamis. Bagi kami, teknologi adalah alat untuk menghadirkan produktivitas, ketangkasan (agility), dan keberlanjutan bisnis," paparnya menerangkan.
Selama satu dekade terakhir, Garudafood memusatkan perhatian pada transformasi digital manufaktur, efisiensi rantai pasok, dan operational excellence.
Perjalanan digital itu mencakup pembangunan fondasi sistem terintegrasi, penerapan end to end process excellence, pemanfaatan data dan advanced analytics, serta otomatisasi dan AI untuk mempercepat pengambilan keputusan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah



