Akurat Logo

Direktur Garudafood Bagikan Kisah Transformasi Digital dan Keberlanjutan kepada Mahasiswa Universitas Brawijaya

Ayu Rachmaningtyas | 2 Oktober 2026, 14:07 WIB
Direktur Garudafood Bagikan Kisah Transformasi Digital dan Keberlanjutan kepada Mahasiswa Universitas Brawijaya
Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto, menyampaikan kuliah umum di Universitas Brawijaya dalam Program Sahabat Inspirasiku. - Foto: Garudafood

AKURAT.CO PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk. menggelar Program Sahabat Inspirasiku, inisiatif Garudafood Sehati pilar Pendidikan di Universitas Brawijaya, Malang.

Kegiatan ini diikuti lebih dari 350 mahasiswa lintas fakultas UB, Kamis (1/10/2026) kemarin.

Kali ini, Program Sahabat Inspirasiku menggandeng Trans7 Mengajar dengan mengusung tema "Creativity and Leadership."

Sebelumnya, melalui program Sahabat Inspirasiku, Garudafood telah menggelar kuliah umum di sejumlah kampus, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan IPB University pada 2025. Serta Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada 2026.

Pada gelaran di UB kali ini, hadir dua narasumber, yakni Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto, dan VP of HR & GS Trans7, Antonius Refijanto.

Baca Juga: Perluas Program Bijak Jajan Cinta Bumi 2026, Garudafood Ajak Generasi Muda Bijak Mengeluarkan Uang dan Peduli Lingkungan

Acara ini dibuka oleh sambutan Universitas Brawijaya, Dr. Tri Wahyu Nugroho.

Dalam paparannya, Fransiskus Johny, yang juga alumnus Fakultas Teknik Mesin UB, menuturkan perjalanan Garudafood. Perusahaan ini bermula dari usaha keluarga di Pati, Jawa Tengah, dan kini menjadi salah satu perusahaan makanan dan minuman terkemuka di Indonesia.

"Dari usaha keluarga di Pati, Garudafood tumbuh menjadi salah satu pemimpin fast moving consumer goods (FMCG) di Indonesia karena kami terus beradaptasi. Beberapa tahun terakhir, kami membangun sistem terintegrasi dan memanfaatkan data, otomasi serta kecerdasan buatan (AI), agar keputusan dapat diambil lebih cepat dan operasional lebih tangguh. Pendekatan ini juga memungkinkan kami untuk lebih agile dalam merespons perubahan di tengah ketidakpastian bisnis yang semakin dinamis. Bagi kami, teknologi adalah alat untuk menghadirkan produktivitas, ketangkasan (agility), dan keberlanjutan bisnis," paparnya menerangkan.

Selama satu dekade terakhir, Garudafood memusatkan perhatian pada transformasi digital manufaktur, efisiensi rantai pasok, dan operational excellence.

Perjalanan digital itu mencakup pembangunan fondasi sistem terintegrasi, penerapan end to end process excellence, pemanfaatan data dan advanced analytics, serta otomatisasi dan AI untuk mempercepat pengambilan keputusan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.