Akurat Logo

Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah

Ayu Rachmaningtyas | 30 September 2026, 23:36 WIB
Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah
Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima perwakilan jemaat GKPI Rajeg di Istana Wakil Presiden, Rabu (30/9/2026). - Foto: Setwapres

AKURAT.CO Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima perwakilan jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Rajeg di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Pertemuan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap jemaat GKPI Rajeg, Kabupaten Tangerang, yang sebelumnya mengalami pembubaran rumah ibadah. Serta upaya untuk mendengarkan langsung aspirasi mereka terkait pelaksanaan ibadah yang aman dan nyaman.

Dalam pertemuan tersebut, Pendeta GKPI Rajeg, Hadi Sucipto Pakpahan, menyampaikan apresiasi atas perhatian Wapres Gibran terhadap kondisi yang dialami jemaatnya.

"Terima kasih pak wapres telah memberikan atensi dan perhatian kepada seluruh jemaat GKPI Rajeg yang telah mengalami pembubaran ibadah pada hari Minggu tanggal 20 September yang lalu," ujarnya.

Pendeta Hadi menyampaikan, Wapres Gibran berpesan agar jemaat tetap menjaga ketenangan dan suasana kondusif di tengah masyarakat. Sekaligus terus menjalankan ibadah dengan nyaman.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG di Batang, Gibran Datang Bawa 4 Pesan Penting

"Dan tentunya arahan dari pak wapres supaya jemaat juga tetap tenang, tetap bersukacita, dan juga boleh tetap menjaga kekondusifan di tengah-tengah masyarakat. Lalu kemudian juga kami tetap diarahkan supaya boleh tetap beribadah dengan nyaman," katanya.

Lebih lanjut, Pendeta Hadi mengungkapkan rasa syukur atas kepedulian Wapres Gibran terhadap jemaat GKPI Rajeg.

Ia juga menyampaikan bahwa penyelesaian persoalan yang dihadapi jemaat perlu dilakukan dengan mengedepankan kerukunan, mematuhi ketentuan perizinan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar.

"Dan tentunya saya sangat bersyukur kalau pak wapres memiliki perhatian yang penuh. Artinya pak wapres juga peduli ya dengan apa yang dialami oleh jemaat GKPI Rajeg, dan tentunya arahan-arahan yang diberikan ya supaya kami tetap semangat, supaya kami juga tetap mengutamakan kerukunan dalam umat beragama," ujarnya.

"Lalu kemudian, dalam hal perizinan, ketika kami nanti beribadah di tempat yang baru, bisa diurus perizinan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Dan seperti yang saya katakan tadi, pendekatan terhadap masyarakat sekitar supaya kita menjaga silaturahmi ke depannya," tambah Pendeta Hadi menjelaskan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.