Jadi Brand Ambassador SUN, Alyssa Soebandono dan Dude Harlino Berbagi Pengalaman Tangani GTM Anak

AKURAT.CO SUN sebagai brand terbesar makanan pendamping ASI dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), memperkenalkan Metode Gerakan Lahap Makan (GLM), untuk membantu ibu agar anak-anak bisa lahap makan dan tercukupi gizinya.
Head of Marketing Indofood Nutrition and Special Foods Division, Stephanie Lay, mengatakan untuk menggencarkan Gerakan Lahap Makan ini, pihaknya memperkenalkan GLM secara masif ke lebih dari 2.000 posyandu di seluruh Indonesia.
"Dengan adanya Gerakan Lahap Makan, SUN berharap dapat membantu para ibu di Indonesia dalam menghadapi tantangan GTM dengan metode yang lebih mudah dimengerti dan dipraktekkan," kata Stephanie, dalam peluncuran 3 Metode GLM di The Gallery Cibis Park, Jakarta, ditulis Jumat (21/2/2025).
Baca Juga: Katakan Tidak untuk GTM, Ini Cara Jitu Bikin Anak Jadi Lahap Makan Ala SUN
Selain itu, SUN juga memilih keluarga selebriti Alyssa Soebandono dan Dude Harlino sebagai Brand Ambassador (BA), untuk mengajak para orang tua agar dapat memberikan MPASI yang variatif, bergizi, dan sesuai tahapan usia, serta mempraktekkan cara pemberian makan yang tepat.
Alyssa pun berbagi pengalaman, dalam menangani anak yang menolak makanan. Dia mengaku, sempat bingung dan kewalahan, saat menghadapi anak pertamanya yang mengalami GTM saat awal diberi Makanan Pendamping ASI (MPASI).
"Pengalaman GTM itu saat anak pertama, karena semuanya serba pertama jadi orang tua, pertama kali kasih MPASI, menghadapi anak-anak dan kita masih cari tahu ada saat dimana kasih makan kemarin lancar tiba-tiba besoknya tutup mulut," kata Alyssa.
Dia menyadari, bahwa setiap anak itu unik sehingga selalu ada hal baru yang dipelajari, termasuk saat menghadapi anak GTM. "Kami ingin menjadi teman bagi para ibu yang ingin membuat anaknya makan lebih lahap melalui 3 metode GLM," imbuhnya.
Dia mengaku, ketiga anaknya bisa disebut sebagai 'Anak SUN' karena dia dan Dude memilih SUN sebagai MPASI anak. Menurutnya, banyaknya varian rasa yang disediakan oleh SUN bisa menyesuaikan selera anak-anak.
"Ketiga anak saya adalah ‘Anak SUN’ karena varian rasanya sesuai dengan selera mereka. Bubur SUN juga sangat mudah untuk dikreasikan menjadi berbagai resep Nusantara yang enak dan bergizi," katanya.
Baca Juga: Rizky Ridho Buat Anak-Anak Tersenyum dengan Main Bola Bersama
Dalam kesempatan ini, Chef Yulita Intan Sari juga membagikan tips untuk menyiapkan MPASI. Menurutnya, sangat penting untuk menyiapkan MPASI yang tidak hanya enak, tapi juga tepat secara tekstur.
Untuk mendukung GLM, dirinya membuat menu Bubur Opor Ayam ala SUN yang teksturnya kental dan halus untuk anak usia 6-8 bulan, serta Lemet Jagung yang padat dan lembut untuk anak usia 9-12 bulan.
"Kedua menu ini juga dibuat menggunakan produk SUN yang cocok dikombinasikan dengan bahan pangan lokal, sehingga rasanya enak dan membuat anak lahap makan," kata Lita di acara yang sama.
SUN sebagai bubur bayi No.1 di Indonesia yang telah dipercaya ibu selama lebih dari 30 tahun, terus menghadirkan inovasi produk MPASI yang praktis, aman, dan bergizi yang diperkaya Esenutri: mengandung tinggi zat besi dan omega 3 & 6 untuk membantu bayi makan lebih lahap.
Produk SUN juga telah bersertifikasi BPOM dan memenuhi The Codex Alimentarius Commission, yaitu standar internasional untuk keamanan pangan guna memastikan produk SUN aman untuk bayi, seperti tanpa pengawet serta tanpa perisa tambahan, sehingga ibu bisa merasa lebih tenang dalam memberikan MPASI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








