Akurat Logo

Huawei Gabung Jaringan Tukar Baterai CATL dengan 2.520 Stasiun

Winna Wandayani | 21 Oktober 2026, 18:17 WIB
Huawei Gabung Jaringan Tukar Baterai CATL dengan 2.520 Stasiun
Huawei (Huawei.com)

AKURAT.CO Huawei melalui unit otomotifnya, Yinwang, bekerja sama dengan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) untuk mengembangkan jaringan penukaran baterai mobil listrik di China. Jaringan Choco-Swap milik CATL kini memiliki 2.520 stasiun di sekitar 200 kota.

Kesepakatan tersebut melibatkan Yinwang, CATL dan anak usahanya, CAES. Kerja sama ini mencakup pengembangan baterai yang dapat ditukar serta integrasi kendaraan dengan jaringan stasiun penukaran.

CATL ingin menghubungkan kendaraan, stasiun penukaran dan sistem komputasi awan (cloud). Teknologi ini membuat mobil dapat memperkirakan kebutuhan energi berdasarkan kondisi baterai dan kebiasaan pengemudi.

Kendaraan juga dirancang untuk menuju stasiun dan menyesuaikan posisinya secara otomatis. CATL mengklaim proses penukaran baterai dapat diselesaikan dalam waktu 99 detik.

Meski begitu, kedua perusahaan belum mengumumkan model kendaraan yang akan menggunakan teknologi tersebut. Jadwal peluncuran dan wilayah operasionalnya juga belum diketahui.

Jaringan Penukaran Baterai CATL Terus Meluas

Yinwang merupakan perusahaan otomotif yang 80 persen sahamnya dimiliki Huawei. Sementara itu, Seres dan Avatr, merek di bawah Changan, masing-masing memiliki 10 persen saham.

Huawei juga memasok sistem berkendara pintar Qiankun kepada sejumlah produsen mobil China. Sistem tersebut menjadi fokus kerja sama agar kendaraan kompatibel dengan jaringan Choco-Swap.

CATL memasuki bisnis penukaran baterai pada 2022 melalui layanan EVOGO. Pada akhir 2024, perusahaan mengembangkan Choco-Swap dengan baterai berstandar yang dapat digunakan pada berbagai kendaraan.

Jaringan Choco-Swap berkembang pesat sepanjang 2026. Jumlahnya meningkat dari 1.020 stasiun pada akhir 2025 menjadi 2.520 stasiun per 29 September 2026.

CATL menargetkan lebih dari 3.000 stasiun hingga akhir 2026. Dalam jangka panjang, perusahaan berencana memperluas jaringan tersebut menjadi 30.000 stasiun.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.