Perkuat Hubungan Indonesia-Rusia, DPD Dorong Kolaborasi Ekonomi Berbasis Potensi Daerah

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mendorong daerah-daerah untuk memanfaatkan peluang kerja sama dengan Republik Tatarstan, Federasi Rusia. Khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, industri, dan pendidikan.
Kerja sama diharapkan dapat membuka akses pasar internasional, memperluas peluang investasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua DPD, Sultan B. Najamudin, saat menerima kunjungan Rais Republik Tatarstan, Rustam Minnikhanov, beserta delegasi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (6/11/2026).
Sultan menekankan bahwa pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia melalui pengembangan potensi kerja sama dengan Tatarstan. Salah satu wilayah strategis di Rusia yang memiliki kekuatan ekonomi dan industri.
Menurutnya, pertemuan tersebut membuka ruang pembahasan yang lebih konkret mengenai peluang kolaborasi kedua pihak.
Baca Juga: HUT ke-22 DPD RI, Sultan Soroti Pentingnya Keadilan untuk Daerah
Hubungan Indonesia dan Rusia yang telah terjalin selama ini perlu terus dikembangkan, tidak hanya melalui hubungan antarpemerintah dan antarparlemen, tetapi juga dengan melibatkan dunia usaha dan masyarakat.
"Kami baru saja menerima kepala negara bagian Federasi Rusia, Tatarstan, salah satu yang paling kaya di Rusia. Sudah beberapa kali kami berencana bertemu, dan baru kali ini bisa menerima langsung. Banyak diskusi terkait perkembangan hubungan Indonesia dan Rusia," jelas Sultan.
Sebagai tindak lanjut, DPD RI bersama unsur dunia usaha dan kementerian terkait, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin), mendapat undangan untuk menghadiri Kazan Expo 2027 yang dijadwalkan berlangsung Mei 2027.
Forum ekonomi berskala besar tersebut diperkirakan akan mempertemukan sekitar 23.000 peserta dan menjadi kesempatan strategis bagi pelaku usaha Indonesia untuk menjajaki peluang pasar, kemitraan industri, serta investasi di Tatarstan.
"Tentu saya berkewajiban menghubungkan posisi daerah Indonesia, sebagai Ketua DPD RI, dengan peluang yang ada di negara mereka," kata Sultan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 2Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 5Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 6Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 7Blue Bird Cetak Laba Rp474 Miliar, Salah Satunya Ditopang oleh Keuntungan Penjualan Armada yang Melonjak
- 8Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar







