Akurat Logo

Kementerian P2MI Tindaklanjuti Peluang Pengiriman Pekerja Migran ke Republik Palau

Ayu Rachmaningtyas | 9 Oktober 2026, 20:58 WIB
Kementerian P2MI Tindaklanjuti Peluang Pengiriman Pekerja Migran ke Republik Palau
Wamen P2MI, Christina Aryani, menyebut pihaknya memetakan kebutuhan tenaga kerja di Republik Palau dengan lebih konkret. - Foto: Humas DPR RI

AKURAT.CO Terdapat peluang pembukaan pasar kerja baru bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Republik Palau, negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian barat.

Palau sendiri merupakan negara kepulauan yang memiliki sektor pariwisata dan industri hospitality yang saat ini tengah berkembang.

"Palau memiliki potensi yang menarik untuk dikembangkan sebagai salah satu negara tujuan penempatan pekerja migran," kata Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI), Christina Aryani, kepada wartawan, Jumat (9/10/2026).

Kementerian P2MI memperoleh informasi terkait kebutuhan tenaga kerja profesional dan terampil di sejumlah bidang di negara yang secara diplomatik masuk dalam wilayah akreditasi KBRI Manila tersebut.

Misalnya, pekerja dengan kompetensi khusus seperti tenaga konstruksi, civil engineer, hingga tenaga kerja di sektor maritim. Termasuk nakhoda dan pekerjaan lainnya di atas kapal.

Baca Juga: Program SMK Go Global Batch 2 Dibuka, Pemerintah Dorong Kompetensi Calon Pekerja Migran

"Kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan kompetensi tertentu tentu menjadi peluang yang perlu kita respons dengan menyiapkan pekerja migran yang memiliki keterampilan, sertifikasi, dan kompetensi sesuai kebutuhan pengguna di negara tujuan," jelas Christina.

Kementerian P2MI bersama KBRI Manila akan menindaklanjuti peluang tersebut dengan mempertemukan perusahaan calon pengguna tenaga kerja dari Palau dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI) saat Trade Expo Indonesia (TEI), pada 14-18 Oktober mendatang.

"Kami ingin memetakan kebutuhan tenaga kerja di Palau dengan lebih konkret. Termasuk persyaratan kompetensi dan kualifikasinya," kata Christina.

"Selanjutnya akan berkoordinasi dengan KBRI Manila dan para pemangku kepentingan terkait untuk menindaklanjuti potensi penempatan pekerja migran ke Palau," tambahnya menjelaskan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.