Sabet Medali Emas Wushu di Usia 50 Tahun, Kris Dayanti Wajib Kantongi Izin Dokter

AKURAT.CO Penyanyi legendaris Kris Dayanti tetap membuktikan eksistensinya di dunia hiburan dengan performa panggung yang prima.
Memasuki usia 50 tahun, sang diva Rupanya memiliki rahasia kebugaran yang cukup menantang, yakni rutin melakoni seni bela diri wushu.
KD, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa pilihan menekuni wushu tak sekadar untuk stamina, melainkan juga sebagai langkah preventif dalam mencegah penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.
"Jangan! Baru 50 jangan pikun. Tapi dengan olahraga saya menunda itu supaya enggak ada demensia, supaya enggak pikun, gitu. Makanya olahraga wushu," tegas Krisdayanti di kawasan Senayan, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca Juga: Sabet Emas Kejuaraan Nasional Wushu 2026, Kris Dayanti Kirim Pesan Menyentuh di Hari Anak Nasional
Kedisiplinan yang dijalaninya selama lima tahun terakhir pun membuahkan hasil manis. Ibunda Aurel Hermansyah ini berhasil meraih medali emas dalam sebuah ajang kejuaraan wushu.
Kendati demikian, KD menyadari betul batasan fisiknya. Sebelum memutuskan untuk berlaga di arena pertandingan, ia wajib mengantongi izin dan melewati serangkaian pemeriksaan medis dari dokter spesialis.
"Sebelum ikut tanding, saya ketemu dokter tulang dulu, Profesor Nicolaas. Begitu cek bone density (kepadatan tulang) saya bagus di atas rata-rata, 60 persen masih bagus, warna masih hijau di skrin, dokter baru mengizinkan saya untuk boleh ikut championship," jelasnya.
Bagi nenek dari Ameena Hanna Nur Atta ini, keselamatan fisik tetap menjadi prioritas utama. Surat rekomendasi dari tim medis menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum terjun sebagai atlet bela diri.
"Jadi memang saya enggak bisa sembarangan ikut cabang olahraga apalagi untuk dipertandingkan kalau enggak dapat referensi surat dari dokter. Apalagi kalau atlet, setiap mau ikut pertandingan harus ada surat jalan dari dokter," tutur Krisdayanti.
Guna mengimbangi latihan berat tersebut, pelantun tembang Menghitung Hari ini turut memadukan olahraganya dengan kegiatan berenang dan latihan kardio.
Kombinasi ini diakuinya ampuh untuk proses pemulihan otot sekaligus menjaga kualitas vokal.
"Dua kali latihan di sasana wushu, seperti hari ini saya berenang karena untuk recovery. Untuk penyembuhan sakit-sakitnya tuh dengan berenang tuh bagus banget. Selain untuk menyelam, untuk pernapasan diafragma juga dari berenang," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dulu Minta Gibran Diganti, Kini Syahganda Bilang Sikapnya Berubah: Sekarang Saya di Pemerintahan
- 2Pengurus PCNU Serahkan Bukti dan Kembalikan Uang Risywah Muktamar ke KPK
- 3Jokowi Muncul di Kertanegara, Prabowo Pergi Tak Lama Setelah Pertemuan
- 4Daftar 26 Produk Indonesia yang Disebut Diboikot di Malaysia Usai FIFA ASEAN Cup 2026
- 5Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 6Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 7Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 8Di Balik Sukses Emil Audero di Final, Ada Rasa Cemas yang Dirasakan Sang Ayah
- 9Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun
- 10Amankan Investasi di Indonesia, Prabowo Anggap Semua Investor Saudara







