Akurat Logo

Pemerintah Perlu Pastikan Keselamatan WNI Usai Serangan Militan Houthi di Arab Saudi

Wahyu SK | 19 September 2026, 20:48 WIB
Pemerintah Perlu Pastikan Keselamatan WNI Usai Serangan Militan Houthi di Arab Saudi
Anggota Komisi VIII DPR, Dini Rahmania, meminta perwakilan Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan memastikan perkembangan situasi keamanan. - Foto: Humas DPR

AKURAT.CO Pemerintah diminta untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Arab Saudi, usai adanya serangan dari militan Houthi.

Anggota Komisi VIII DPR, Dini Rahmania, mengatakan, KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah perlu terus memperkuat koordinasi dengan otoritas Arab Saudi dan memastikan perkembangan situasi keamanan.

Adapun Arab Saudi sebelumnya sudah mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa (15/9/2026) terkait potensi bahaya di Jeddah, Mekkah, dan Taif. Di tengah meningkatnya bentrokan antara Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman.

"Informasi dan arahan kepada jemaah juga harus disampaikan secara cepat dan jelas melalui saluran resmi," kata Dini, dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

Ia mengimbau jemaah umrah untuk tidak panik, tetap tenang dan waspada. Menurut Dini, WNI perlu mengikuti setiap instruksi resmi dari otoritas Arab Saudi maupun perwakilan RI, serta utamakan informasi dari sumber resmi.

Baca Juga: 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, DPR: Modusnya Lowongan Kerja dengan Gaji Besar

"Dengan tetap tenang dan mengikuti arahan yang ada, jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk tanpa mengabaikan aspek keselamatan," ujarnya.

Sebelumnya, Liga Arab mengecam serangan kelompok Houthi dari Yaman yang menargetkan wilayah Taif di Arab Saudi dengan menggunakan drone pada Sabtu (12/9/2026).

Organisasi regional itu juga menyampaikan belasungkawa dan simpati mendalam kepada keluarga korban, pemerintah, dan rakyat Arab Saudi, seraya mendoakan kesembuhan bagi korban luka.

Kementerian Luar Negeri RI, melalui perwakilannya, juga telah memberikan peringatan dan imbauan kepada WNI di Arab Saudi, termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja di negara itu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Reporter
Wahyu SK
W
Editor
Wahyu SK