KNKT Ungkap Fakta Mengejutkan, 16 dari 19 Kebakaran Kapal Berasal dari Sini

AKURAT.CO Kebakaran menjadi penyebab kecelakaan yang paling banyak ditemukan dalam investigasi kapal roll-on/roll-off (roro) di Indonesia.
Namun, ada fakta lain yang tak kalah mengejutkan: sebagian besar kebakaran justru bukan berasal dari kapal.
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono, mengungkapkan, temuan tersebut berdasarkan hasil investigasi kecelakaan kapal roro sepanjang 2003-2026.
Dari 46 kasus yang telah selesai diinvestigasi, kebakaran menjadi penyebab kecelakaan dengan proporsi terbesar, yakni 44 persen.
Berikutnya adalah kecelakaan akibat kapal tenggelam yang mencapai 35 persen.
"Kecelakaan yang paling banyak itu masalah kapal terbakar, setelah itu kapal tenggelam," kata Soerjanto dalam webinar yang digelar Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Jumat (18/9/2026) malam.
Temuan KNKT menunjukkan persoalan keselamatan tidak hanya berada pada kondisi kapal. Muatan yang dibawa kendaraan di atas kapal justru menjadi salah satu sumber risiko utama.
Soerjanto menyebut dari 19 kasus kebakaran kapal yang diinvestigasi KNKT sepanjang 2014-2026, hanya tiga kejadian yang sumber apinya berasal dari kapal.
Sementara itu, 16 kasus lainnya bermula dari muatan yang dibawa truk maupun kendaraan.
"Regulasi ataupun yang mengatur masalah barang berbahaya di kapal ini sudah cukup baik, namun pelaksanaan dari regulasi itu yang belum optimal," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat pengawasan terhadap barang yang masuk ke kapal menjadi perhatian penting.
Menurut Soerjanto, aturan terkait barang berbahaya sebenarnya telah tersedia, tetapi penerapannya masih perlu diperkuat.
Baca Juga: Pemilu Parlemen Rusia 2026 Dimulai, Putin Uji Dukungan Publik di Tengah Perang Ukraina
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








