Akurat Logo

Jakarta dan New York Tukar Solusi Hadapi Tantangan Kota Besar

Okto Rizki Alpino | 18 September 2026, 18:50 WIB
Jakarta dan New York Tukar Solusi Hadapi Tantangan Kota Besar
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, membahas sejumlah persoalan kota besar saat menghadiri Urban 20 (U20) Mayor Summit 2026 di New York, Amerika Serikat. - Dok. Pemprov Jakarta

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menghadiri Urban 20 (U20) Mayor Summit 2026 di New York, Amerika Serikat, Kamis (17/9/2026). Pertemuan ini menjadi ruang bagi Jakarta dan New York City, untuk bertukar pengalaman menghadapi persoalan perkotaan yang memiliki tantangan serupa.

Pramono hadir atas undangan langsung Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, dalam forum U20. Forum tersebut merupakan engagement group G20, yang menjadi wadah para pemimpin kota besar dunia menyampaikan pandangan dan rekomendasi mengenai kebijakan perkotaan.

"Rangkaian kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia," kata Pramono dalam keterangannya yang diterima, Jumat (18/9/2026).

Baca Juga: Thierry Henry Dipastikan Tampil di Jakarta, Gabung North London Legends Hadapi Manchester United Legends

Dalam pertemuan itu, Pramono akan berdiskusi mengenai sejumlah isu yang dihadapi kota-kota besar, mulai dari keterjangkauan perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, hingga perluasan kesempatan ekonomi.

Jakarta dan New York sama-sama menghadapi tekanan pertumbuhan kota yang berdampak pada kebutuhan hunian, transportasi, lingkungan, dan layanan dasar. Untuk itu, kerja sama antarkota dinilai menjadi ruang untuk bertukar pengalaman dan mencari pendekatan yang dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing kota.

Setelah U20 Mayor Summit 2026, Pramono dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Zohran Mamdani. Pembahasan akan mencakup peluang kerja sama transportasi publik dan udara bersih, pengelolaan air dan ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan.

Pramono juga dijadwalkan menjadi pembicara dalam Heat Roundtable bersama C40 Cities, Harvard University's Salata Institute for Climate and Sustainability, dan Atlantic Council’s Climate Resilience Center.

Forum tersebut mempertemukan sejumlah pemimpin kota, termasuk Wali Kota Freetown dan Wali Kota Paris, untuk bertukar pengalaman mengenai tantangan panas perkotaan dan ketahanan iklim.

Baca Juga: Raih Akreditasi Unggul, Ekonomi Pembangunan UIN Jakarta Makin Mantap Mendunia

Selain isu lingkungan dan layanan dasar, Jakarta juga membawa agenda pengembangan olahraga dan pariwisata. Pramono dijadwalkan menandatangani Letter of Intent dengan New York University (NYU).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan industri olahraga dan pariwisata, termasuk pemasaran dan pengelolaan acara melalui pendidikan serta kolaborasi internasional.

"Sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.