5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Perlu Maksimalkan Personel dan Perluas Area Pencarian

AKURAT.CO Pemerintah dan Tim SAR diminta untuk memaksimalkan sumber daya dan area pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda, saat meliput di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Anggota Komisi XIII DPR RI, Iman Sukri, mengatakan keselamatan jurnalis harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, jurnalis kerap berada di garda terdepan untuk menyampaikan fakta kepada masyarakat, bahkan di lokasi rawan bencana dengan risiko keselamatan tinggi.
"Jurnalis adalah profesi yang mulia, karena mereka menjadi mata dan telinga masyarakat. Mereka bekerja untuk memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang benar mengenai berbagai peristiwa. Namun, di balik tugas tersebut, keselamatan mereka juga harus benar-benar diperhatikan dan menjadi prioritas," kata Iman, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga: Dasco Minta Pencarian Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Dimaksimalkan
Dia meminta agar seluruh unsur SAR, mulai dari personel hingga armada kapal dan peralatan komunikasi, saling bersinergi agar operasi penyelamatan berjalan terukur dan optimal.
"Kita berharap segera mendengar kabar baik. Semoga kelima jurnalis dan tiga orang lainnya yang berada dalam kapal tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat, tanpa kurang apapun," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan lima jurnalis bersama tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda belum ditemukan.
Baca Juga: Basarnas: Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda Belum Ditemukan
"Hingga siang hari ini, memang tanda-tanda ditemukan memang belum ada. Namun tim SAR ini terbagi menjadi beberapa unsur sedang tetap melaksanakan operasi SAR," kata Syafii saat dihubungi Akurat.co, Rabu (9/9/2026).
Basarnas telah mengerahkan sejumlah unsur SAR untuk melakukan pencarian. Operasi pada hari ini dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dengan melibatkan Kantor SAR Banten dan KN SAR Tetuka yang membawa sembilan personel.
Selain itu, pencarian juga melibatkan rescue dari Pandeglang, Banten, Merak, serta Polda Banten dan potensi SAR lainnya. "Kemudian rescue dari Pandeglang, kemudian dari Banten, kemudian ada rescue Merak, Polda, Banten. Kemudian dan juga potensi SAR yang lainnya ikut tergabung dalam pencarian," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 4Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 5Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 6Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 7UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Desak Nusron Wahid Dijemput Paksa, MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas
- 10KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil









