Rieke Diah Pitaloka Apresiasi Inovasi Pembinaan Lapas Karawang Dukung Program Ketahanan Pangan

AKURAT.CO Anggota Komisi XIII DPR, Rieke Diah Pitaloka, mengapresiasi berbagai inovasi pembinaan yang dijalankan Lapas Kelas IIA Karawang dalam mengubah lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi kawasan pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai sarana pembinaan kemandirian warga binaan.
Program tersebut tidak hanya mendukung Program Ketahanan Pangan pemerintah, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan, etos kerja, dan rasa tanggung jawab sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
"Pelayanan yang baik kepada warga binaan harus berjalan beriringan dengan program pembinaan yang mampu menciptakan kemandirian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional," kata Rieke, dikutip Minggu (2/8/2026).
Baca Juga: Kelapa Sawit Jadi Kunci Ketahanan Pangan dan Hilirisasi Bernilai Tambah
Program pembinaan itu wujud nyata 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam penguatan pembinaan yang produktif, pemberdayaan warga binaan, serta optimalisasi lahan pemasyarakatan untuk mendukung swasembada pangan nasional.
Saat ini Lapas Karawang terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan, mulai dari budidaya tanaman pangan, peternakan, perikanan, hingga pelatihan kerja yang melibatkan warga binaan secara aktif. Hasilnya tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan lapas, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat.
Momen mengharukan terjadi saat Rieke berdialog dengan salah seorang warga binaan. Sambil menggenggam erat tangannya, dia memberikan semangat agar terus mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh.
"Mau kerja di sini ya? Nanti setelah pulang juga tetap semangat bekerja ya. Yang kuat ya, Pak. Semangat, diperbaiki semuanya. Insya Allah di sini dapat ilmu. Senang ya?" ucapnya.
Saat ditanya apakah memperoleh ilmu dan manfaat selama menjalani pembinaan, warga binaan tersebut menjawab singkat, "Dapat. Terima kasih."
Rieke juga meninjau langsung pelayanan pemasyarakatan, mulai dari penyediaan makanan, layanan kesehatan, hingga berbagai program pembinaan yang diikuti warga binaan.
Didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Karawang Ma'ruf Prasetyo beserta jajaran, Rieke mengunjungi dapur, klinik kesehatan, serta area pembinaan pertanian, peternakan, dan perikanan yang dikelola warga binaan.
Dia menegaskan, pemenuhan hak warga binaan merupakan kewajiban negara. Karena itu, pelayanan yang berkualitas harus didukung dengan sumber daya manusia yang memadai, terutama tenaga kesehatan.
"Hak warga binaan harus dipenuhi dengan baik. Namun, hal tersebut juga perlu didukung oleh jumlah pegawai yang memadai sesuai beban kerja. Pada layanan kesehatan misalnya, tentu dibutuhkan tenaga medis yang cukup dan berkompeten agar pelayanan yang diberikan benar-benar optimal," pesannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag







