Toyota Siapkan Hilux Hidrogen untuk Produksi 2028

AKURAT.CO Toyota memastikan Hilux akan memiliki varian baru bertenaga hidrogen melalui teknologi fuel cell electric vehicle (FCEV). Hilux FCEV ditargetkan mulai diproduksi pada 2028 dan untuk tahap awal akan dipasarkan di Eropa.
Toyota sebelumnya telah mengembangkan beberapa prototipe Hilux hidrogen sejak 2022. Teknologi tersebut menggunakan sistem fuel cell yang berasal dari Toyota Mirai, sedan hidrogen milik Toyota.
Untuk versi produksinya, Toyota menargetkan jarak tempuh lebih dari 400 kilometer berdasarkan pengujian Worldwide Harmonised Light-Duty Vehicles Test Procedure (WLTP). Pikap ini juga diproyeksikan mampu menarik beban hingga 2.500 kilogram.
Salah satu keunggulan Hilux FCEV adalah waktu pengisian hidrogen yang lebih singkat dibandingkan pengisian baterai. Proses pengisian hidrogen bahkan dapat dilakukan dalam waktu sekitar lima menit.
"Solusi teknologi tunggal tidak dapat memenuhi persyaratan bisnis, kebutuhan mobilitas, atau lingkungan operasi lokal dari semua pelanggan," kata Toyota, dikutip dari Carscoops, Kamis (17/9/2026).
Namun, pengembangan Hilux hidrogen masih menghadapi tantangan dari sisi infrastruktur dan harga. Di Eropa dan Inggris, terdapat 179 stasiun pengisian hidrogen yang saat ini beroperasi.
Jumlah infrastruktur tersebut membuat Hilux FCEV belum dapat digunakan secara luas oleh semua konsumen. Selain itu, kendaraan FCEV umumnya memiliki harga lebih tinggi dibandingkan mobil bermesin konvensional maupun listrik baterai.
Toyota sebelumnya membuat 10 prototipe Hilux FCEV untuk menjalani pengujian di Inggris pada 2024. Prototipe tersebut menggunakan tiga tangki hidrogen pada rangka ladder frame dan baterai lithium-ion di bawah bak.
Sistem tersebut dipadukan dengan motor listrik yang ditempatkan di bagian belakang. Motor itu menghasilkan tenaga sekitar 182 PS dan torsi 300 Nm.
Kehadiran Hilux FCEV menjadi bagian dari strategi Toyota yang mengembangkan beberapa pilihan teknologi penggerak. Selain hidrogen, Hilux tersedia dalam versi mild-hybrid diesel dan kendaraan listrik berbasis baterai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Sunderland vs AZ Alkmaar 17 September 2026: The Black Cats Bisa Tahan Tim Belanda?
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag


