Akurat Logo

7.500 Anak Disabilitas Padati Bioskop di Hari Pertama Penayangan Film Istimewa

Nuzulul Karamah | 18 September 2026, 10:47 WIB
7.500 Anak Disabilitas Padati Bioskop di Hari Pertama Penayangan Film Istimewa
Film Istimewa

AKURAT.CO Lautan senyum dan keceriaan mewarnai berbagai bioskop di seluruh Indonesia pada hari pertama penayangan Film Istimewa.

Sebanyak 7.500 anak penyandang disabilitas dari berbagai komunitas di seluruh provinsi di Tanah Air menggelar kegiatan nonton bersama untuk merayakan rilisnya film drama keluarga yang dinanti-nanti ini.

Baca Juga: Penyandang Disabilitas Serukan Solidaritas dan Optimisme Lewat Merdeka Run 2026

Kehadiran ribuan anak istimewa tersebut menjadi momen krusial untuk merayakan karya sinema yang ceritanya diangkat dari pengalaman hidup mereka sendiri.

​Produser film, Abdullah Mansuri atau yang akrab disapa Ayah Mansuri, menegaskan bahwa momen Nobar nasional ini dihadirkan agar kegembiraan atas hadirnya karya sinematik ini dapat dirasakan langsung oleh komunitas yang menjadi inspirasi utamanya.

​“Film Istimewa adalah film kita semua. Hari ini, sekitar 7.500 anak istimewa dari berbagai komunitas di seluruh provinsi Indonesia nonton bareng untuk merayakan penayangannya. Kami ingin kebahagiaan atas hadirnya film ini bisa dirasakan bersama oleh teman-teman istimewa,” ujar Abdullah Mansuri, Kamis (17/9/2026).

​Garapan sutradara Ruben Adrian bersama rumah produksi Kairos Pictures ini bukan sekadar hiburan layar lebar biasa. Ceritanya merangkai berbagai kisah nyata para disabilitas tentang arti keluarga, kehilangan, dan proses penerimaan.

Menariknya, film ini menempatkan talenta penyandang disabilitas langsung sebagai pemeran utama untuk membawakan dinamika emosi kisah tersebut.

​Alur cerita berpusat pada kehidupan Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul di sebuah tempat bernama Rumah Istimewa. Di sana, mereka menemukan hangatnya keluarga di bawah naungan Pak Mahendra, sosok penyayang yang mereka sapa Ayah.

Konflik emosional mulai menguji ketika sang Ayah mendadak tak lagi berada di sisi mereka. Kelima anak tersebut lantas memberanikan diri melangkah ke dunia luar demi mencari sosok yang paling berarti dalam hidup mereka.

​Membawa misi sosial yang berdampak nyata, pihak produser menyampaikan janji besar di balik penayangan film ini.

Abdullah Mansuri bertekad membangun Rumah Singgah Istimewa di setiap provinsi di Indonesia apabila karya layar lebar ini berhasil menembus angka satu juta penonton, demi menyediakan ruang belajar dan berkarya yang lebih luas bagi anak-anak disabilitas.

​Aktor senior Mathias Muchus hadir memerankan karakter Pak Mahendra, beradu peran dengan jajaran pemain berbakat seperti Yanni Melwani, Mustofa, Niatus Sholihah, Zulfadli Aldiansyah, Rein, Bambang Ceper, Salsabila Bella, Ricky Komo, Fauzan Nasrul, Muhammad Fazzill Alditto, Agus Kuncoro, hingga Ence Bagus.

Baca Juga: Debut Horor Perdana, Dinda Hauw dan Rey Mbayang Diuji Rahasia di Film Ritual Gaib: Nyai Randasura

Film drama keluarga yang menyentuh hati ini sudah resmi dapat disaksikan di seluruh jaringan bioskop Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.