Peringati Hardiknas, Komisi X DPR Tolak Penghapusan Prodi di Perguruan Tinggi

AKURAT.CO Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayanti, menyuarakan penolakan total terhadap wacana penghapusan Program Studi (Prodi) Keguruan di perguruan tinggi.
Menurutnya, wacana tersebut menjadi langkah mundur yang sangat berbahaya di tengah fakta bahwa Indonesia justru sedang mengalami krisis kekurangan guru yang akut, khususnya daerah terpencil.
"Dalam peringatan Hardiknas ini, kami menyuarakan tolak penghapusan Prodi Keguruan," tegas Esti, dikutip Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Bukan Ditutup, Komisi X DPR Usul Prodi yang Tak Relevan Direvitalisasi
Dia meminta, jika ada prodi yang tidak relevan dengan kebutuhan industri, pemerintah seharusnya mengkaji ulang prodi tersebut secara mendalam dan realistis, bukan justru dihapuskan.
"Kami meminta agar wacana penghapusan Prodi Keguruan dipertimbangkan kembali dan dikaji lebih mendalam. Karena faktanya banyak daerah terpencil masih banyak kekurangan guru," ujarnya.
Menurutnya keberadaan Prodi Keguruan justru sangat krusial. Guru adalah fondasi utama untuk mencetak generasi bangsa yang berkualitas. Dia mengingatkan bahwa kualitas pembelajaran bermula dari tangan-tangan guru yang terdidik.
"Pendidikan bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memastikan bahwa Negara benar-benar hadir bagi seluruh anak bangsa. Dari tangan para guru, masa depan generasi bangsa dibentuk," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








