Menhan Kumpulkan Pati dan Purnawirawan TNI, Tekankan Strategi Pertahanan Berbasis Konstitusi

AKURAT.CO Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, menggelar pertemuan dengan para Perwira Tinggi (Pati) dan purnawirawan TNI guna memperkuat sinergi dalam mendukung program pemerintah serta arah pembangunan kekuatan pertahanan negara.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jumat (24/4/2026), Menhan menegaskan pentingnya landasan konstitusi dan kepentingan nasional dalam merumuskan strategi pertahanan.
Sjafrie menyampaikan bahwa selama hampir dua tahun terakhir, Kementerian Pertahanan bersama TNI telah bekerja sama dalam membangun kekuatan pertahanan, khususnya penguatan tubuh Tentara Nasional Indonesia.
“Selama hampir dua tahun ini, kami bekerja bersama-sama dalam pembangunan kekuatan pertahanan negara, khususnya kekuatan TNI,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa pemerintah selama ini tidak banyak membuka informasi terkait pembangunan pertahanan kepada publik. Hal tersebut, menurutnya, dilakukan karena adanya kebutuhan pengelolaan informasi yang bersifat strategis.
“Pembangunan pertahanan negara memang memerlukan kehati-hatian dalam publikasi karena berkaitan dengan aspek strategis,” jelasnya.
Karena itu, pertemuan dengan para purnawirawan dinilai penting sebagai sarana komunikasi sekaligus forum untuk menyerap masukan strategis dari para senior.
“Kami ingin bersilaturahmi dengan para sesepuh dan purnawirawan TNI untuk mendapatkan masukan dalam pembangunan pertahanan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie menyoroti dua prinsip fundamental yang menjadi dasar pembangunan pertahanan negara.
Baca Juga: Nama Dicatut Oknum, Kemenperin Tegaskan Tidak Terlibat SPK Fiktif
Pertama, berlandaskan konstitusi, yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Kedua, berorientasi pada kepentingan nasional sebagai prinsip utama dalam tata kelola pertahanan.
“Strategi pertahanan negara tidak lepas dari prinsip konstitusi dan kepentingan nasional,” tegasnya.
Ia menambahkan, kedua prinsip tersebut merupakan warisan nilai historis dari generasi Angkatan 45 yang hingga kini menjadi pijakan dalam pengabdian kepada negara.
Menutup pertemuan, Sjafrie menyampaikan apresiasi kepada para purnawirawan yang hadir dan berkontribusi dalam memberikan pandangan strategis.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan masukan dari para purnawirawan TNI dalam forum ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon









