Puan Maharani: Jurnalisme Jadi Jembatan Penting antara Parlemen dan Rakyat

AKURAT.CO Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan pentingnya peran jurnalisme dalam menjembatani kerja parlemen dengan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Puan saat menghadiri acara Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Ia mengapresiasi penyelenggaraan acara yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi atas hubungan antara lembaga legislatif dan dunia jurnalisme sebagai salah satu pilar utama demokrasi.
“Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen penting bagi kita semua untuk merefleksikan hubungan antara lembaga legislatif dan dunia jurnalisme. Sebuah hubungan yang menjadi salah satu kunci kekuatan utama demokrasi,” ujar Puan.
Puan menjelaskan, parlemen yang terdiri dari MPR, DPR, dan DPD tidak dapat bekerja optimal tanpa dukungan informasi yang tersampaikan kepada masyarakat.
“Dalam setiap rapat, pembahasan rancangan undang-undang, hingga pengambilan keputusan, semuanya membutuhkan aspirasi rakyat. Salah satu sumber penting aspirasi tersebut disalurkan melalui media,” jelasnya.
Baca Juga: Kemasan AMDK Bergambar Balita Disorot, Dinilai Berpotensi Langgar Aturan dan Etika Iklan
Ia menilai wartawan parlemen memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai peliput, tetapi juga sebagai penerjemah kebijakan agar mudah dipahami publik.
“Teman-teman parlemen bukan hanya menjadi saksi mata, tetapi juga menjadi penerjemah dari bahasa kebijakan menjadi bahasa keseharian rakyat,” katanya.
Lebih lanjut, Puan menyoroti tantangan jurnalisme di era digital.
Menurutnya, informasi yang akurat kini harus bersaing dengan arus konten cepat, termasuk hoaks dan narasi yang menyesatkan.
“Di era digital ini, berita yang akurat harus bersaing dengan ribuan konten yang diproduksi dalam hitungan detik, termasuk hoaks dan informasi yang dipotong dari konteksnya,” ungkapnya.
Karena itu, ia menilai wartawan parlemen berada di garis depan dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak terdistorsi.
“Teman-temanlah yang menentukan apakah rakyat mendapat gambaran utuh atau hanya serpihan informasi tentang kerja parlemen,” ujarnya.
Puan juga menegaskan bahwa kualitas jurnalisme tidak hanya diukur dari kecepatan, tetapi juga dari kedalaman analisis dan relevansi bagi masyarakat.
“Jurnalisme bukan hanya meliput apa yang terjadi, tetapi membantu rakyat memahami mengapa sesuatu terjadi dan apa dampaknya bagi kehidupan mereka,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Puan memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan dalam ajang KWP 2026 serta seluruh wartawan parlemen atas dedikasi dan profesionalisme mereka.
“Teruslah meliput dengan jujur dan bertanggung jawab. Karena demokrasi yang sehat butuh parlemen yang bekerja, dan parlemen yang bekerja butuh media yang mengawal,” tutupnya.
Baca Juga: Industri Plastik Terancam Gulung Tikar Akibat Gejolak Global, Puan Dorong Optimalisasi Potensi Lokal
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai










