Biaya Haji 2026 Disepakati Turun Jadi Rp87,4 Juta

AKURAT.CO Panitia Kerja (Panja) Haji 2026 Komisi VIII DPR bersama pemerintah, menyepakati besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1447 H/2026 M sebesar Rp87.409.366 per jemaah, lebih rendah dibandingkan usulan awal pemerintah sebesar Rp88 juta.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR sekaligus Ketua Panja Haji 2026, Abdul Wachid, menyampaikan bahwa penetapan ini merupakan hasil pembahasan panjang antara DPR dan pemerintah, dengan mempertimbangkan efisiensi biaya sekaligus kenyamanan calon jemaah.
"Kita akan ambil keputusan terhadap besaran biaya haji tahun 1447 H atau 2026 Masehi sebesar Rp87.409.366. Jadi ini turun dari pengajuan pemerintah yang Rp88 juta," kata Abdul dalam rapat Panja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Baca Juga: Tekan Biaya Haji 2026, Pemerintah Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Penyedia Layanan
Dia menegaskan, besaran biaya tersebut juga lebih rendah dari tahun sebelumnya. "Atau turun sebesar Rp2.893.000 dibandingkan dengan BPIH tahun 1446 Hijriah yang sebesar Rp89 juta," jelasnya.
BPIH 2026 disepakati sebesar Rp 87,4 juta. Dari jumlah tersebut, 62 persen atau Rp 54,19 juta dibayarkan langsung oleh jemaah, sedangkan 38 persen atau Rp 33,21 juta berasal dari nilai manfaat pengelolaan keuangan haji.
Setelah pembahasan di tingkat Panja, rapat dilanjutkan ke rapat pleno Komisi VIII DPR untuk pengambilan keputusan final. Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, memimpin jalannya pleno tersebut.
Dalam rapat itu, seluruh fraksi di DPR menyampaikan pandangannya dan setuju terhadap biaya haji yang diputuskan Panja tersebut.
"Pandangan dari para fraksi-fraksi sudah selesai, saya kira kita tiba saatnya untuk mengambil keputusan. Sudah dapat kita putuskan hasil keputusan Panja?" ujar Marwan sebelum mengetok palu tanda persetujuan.
Dengan diketoknya keputusan tersebut, maka BPIH 2026 resmi disepakati sebesar Rp87,4 juta, dan akan menjadi dasar pelaksanaan ibadah haji oleh Kementerian Haji dan Umrah tahun depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






