PLN Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Siapkan Pasokan Listrik untuk 238 Dapur di 31 Provinsi

AKURAT.CO PT PLN (Persero) menegaskan peran strategisnya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai tulang punggung penyediaan energi nasional, PLN berkomitmen untuk memastikan seluruh rantai kegiatan program, mulai dari pengolahan hingga distribusi, berjalan lancar dengan dukungan pasokan listrik yang stabil, efisien, dan berkelanjutan.
Dukungan ini mencakup penyediaan listrik untuk 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG yang tersebar di 31 provinsi. Total kebutuhan daya untuk seluruh lokasi tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA).
Baca Juga: Tarif Listrik Subsidi 2025 Terbaru: Cek Harga per kWh dan Diskon Tambah Daya PLN!
Melalui langkah ini, PLN tidak hanya mendukung program yang berfokus pada pembangunan kualitas sumber daya manusia, tetapi juga memperkuat fondasi ketahanan energi dan pangan nasional.
Wakil Ketua PB HMI Hasbi Alwi Silalahi, menyatakan bahwa pendekatan PLN bersifat operasional dan terintegrasi, bukan sekadar seremonial.
"Kami telah melakukan asesmen menyeluruh terhadap kesiapan infrastruktur, meningkatkan kapasitas gardu induk, dan memperkuat sistem distribusi untuk menjamin suplai listrik tanpa gangguan atau zero downtime di semua dapur MBG," ujarnya.
Untuk memastikan keandalan, sistem kelistrikan di setiap lokasi akan dipantau secara real-time selama 24 jam dengan dukungan teknologi digital.
PLN juga mendorong penggunaan teknologi hemat energi seperti kompor induksi untuk mendukung efisiensi operasional sekaligus mengurangi emisi karbon, sejalan dengan komitmen perusahaan pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan target Net Zero Emissions (NZE) 2060.
Dukungan PLN terhadap program MBG juga sejalan dengan upaya mempercepat pemerataan elektrifikasi, terutama di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PLN menargetkan rasio elektrifikasi 100% dengan fokus pada pembangunan infrastruktur energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal dan sistem hibrida.
"Pembangunan energi bersih ini akan memungkinkan dapur MBG di daerah terpencil beroperasi secara efisien, menurunkan biaya operasional, dan memperkuat keberlanjutan program dalam jangka panjang," tambah Darmawan.
Lebih dari itu, kontribusi PLN juga menyentuh sektor hulu melalui program Electrifying Agriculture. Program ini bertujuan memperkuat rantai pasok pangan di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.
Energi listrik dari PLN menjadi penggerak mesin-mesin pertanian modern, fasilitas irigasi, hingga alat pendingin ikan yang krusial untuk menjaga kualitas hasil panen dan tangkapan.
Baca Juga: PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik Lewat Program OOTD
Dengan visi “Terangi Negeri, Sehatkan Bangsa,” PLN memposisikan diri sebagai mitra utama pemerintah dalam membangun sistem energi nasional yang kokoh.
Dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi bukti transformasi PLN dari penyedia listrik tradisional menjadi institusi strategis yang mengintegrasikan nilai sosial, ekonomi, dan lingkungan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Korlantas Polri Jemput Bola Pelayanan Pengurusan SIM hingga Desa, Sekolah, Kampus, dan Pesantren
- 8Inggris, Jerman, dan Swedia Peringatkan Warga Bersiap Hadapi Perang, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






