Bukan Soal Zaken Kabinet, Prabowo Kedepankan Menteri yang Punya Kapabilitas, Integritas dan Loyalitas

AKURAT.CO Presiden RI terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, memiliki hak untuk menyusun kabinet pemerintahannya sendiri.
Demikian disampaikan Ketua Umum Prabowo Mania, Immanuel Ebenezer, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (4/10/2024).
Pria yang akrab disapa Noel itu menyebut bahwa tidak ada keharusan bagi Prabowo untuk menyusun zaken kabinet.
Terpenting, kabinet yang dibentuk dapat menjawab tantangan Indonesia ke depan dengan tetap memperhatikan integritas dan kapabilitas.
"Dalam menjalankan hak prerogatif, Presiden Prabowo Subianto tentu akan mengedepankan kapabilitas, intregritas dan loyalitas. Jadi kita percayakan kepada beliau," katanya.
Noel menyadari bahwa wacana pembentukan zaken kabinet belakangan sangat menguat di tengah publik.
Baca Juga: Ridwan Kamil Bakal Hidupkan Ruang Publik di Jakarta, Fokus Taman dan Trotoar
Namun, ia khawatir muncul kekecewaan di masyarakat jika wacana tersebut tidak terlaksana.
Lagi pula banyak kader partai yang merupakan sosok profesional.
Sehingga, tidak ada bedanya bagi Prabowo untuk memilih menteri dari luar maupun dalam partai.
"Kita jangan lupa, banyak juga kader partai yang merupakan profesional. Sehingga para profesional yang berada di partai sudah memenuhi syarat menjadi menteri. Sepanjang mempunyai kapabilitas, integritas dan loyalitas," jelasnya.
Menurut Noel, kriteria menteri periode mendatang bukan soal zaken kabinet, tetapi bagaimana supaya para menteri mempunyai kapabilitas, integritas dan loyalitas di bidangnya masing-masing.
"Pak Prabowo Subianto dan petinggi Partai Gerindra tak pernah menyebut kabinet zaken. Jadi, frasa zaken tersebut hanya merupakan harapan atau pendapat masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare Depok Tata Irianty Segera Disidang
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








