DPR Akan Segera Musyawarahkan Wacana Penambahan Komisi

AKURAT.CO DPR RI terbuka soal wacana penambahan Komisi dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam periode 2024-2024. Wacana ini berkembang sebagai respons atas wacana penambahan jumlah kementerian/lembaga pemerintahan Prabowo Subianto.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan jumlah Komisi dan AKD akan segera ditentukan setelah unsur Pimpinan DPR dan Pimpinan Fraksi sudah ditetapkan.
"Mekanismenya setelah penetapan dan kemudian pelantikan pimpinan baru, kita akan lakukan mekanisme yang ada di DPR untuk kemudian menentukan berapa komisi, berapa AKD," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2024) malam.
Baca Juga: Setelah 580 Anggota DPR Dilantik, Kapan Pelantikan Presiden? Ini Jadwal dan Lokasinya
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, proses penentuan jumlah Komisi dan AKD akan dilakukan secara musyawarah dengan semua unsur pimpinan tersebut.
"Tadi kan sudah ada pimpinan fraksi dalam rapim dan nanti musyawarah dan mufakat yang akan kami lakukan bersama-sama dengan pimpinan yang baru, itu dulu," ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera, berharap penambahan Komisi DPR ini tidak terlalu banyak. Saat ini, DPR sendiri sudah memiliki 11 Komisi.
Dia juga mengingatkan, agar penambahan Komisi bisa disesuaikan dengan jumlah kementerian/lembaga yang ada di masa pemerintahan Prabowo mendatang.
"Tentu akan sangat ditentukan dengan jumlah kementerian, kalau harapan saya tidak terlalu membengkak karena kadang-kadang membuat kementerian baru itu urusan tetek-bengeknya mulai dari nomenklaturnya, struktur organisasi, macem-macemnya jadi bisa menghambat geraknya. Kalau sudah diperhitungkan dengan baik, jalankan," ucap Mardani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







