Akurat Logo

Asian Games 2026: Indonesia Tambah 2 Perunggu Lewat Cabor Teqball dan Soft Tenis

Dian Eko Prasetio | 20 September 2026, 19:16 WIB
Asian Games 2026: Indonesia Tambah 2 Perunggu Lewat Cabor Teqball dan Soft Tenis
Tim Soft Tenis Indonesia saat menjalani pertandingan di Higashiyama Park Tennis Center, Nagoya, Sabtu (19/9/2026) - NOC Indonesia

AKURAT.CO - Kontingen Indonesia mendapat tambahan dua medali perunggu pada ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Minggu (20/9/2026).

Raihan positif tersebut disumbangkan oleh cabang olahraga teqball melalui nomor Men’s Singles serta cabor soft tenis pada nomor beregu putra, yang sekaligus menambah koleksi perolehan medali Merah Putih menjadi tiga perunggu.

Pada cabor teqball prestasi bersejarah diukir oleh Yoga Ardika Putra saat tampil di Nagoya City Higashi Sports Center. Mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jurusan Manajemen Pendidikan angkatan 2023 ini sukses mempersembahkan medali pertama sepanjang sejarah teqball Indonesia di ajang Asian Games.

Menariknya, Yoga mengaku tak memiliki latar belakang atlet profesional sebelum menekuni teqball. Kegemarannya bermain sepakbola sejak kecil menjadi pintu masuk utama hingga akhirnya diseriusi atas arahan pelatih.

"Tentu rasanya senang bisa dapat medali di Asian Games. Ini pencapaian yang luar biasa. Perjuangan kita di Indonesia terbayar di Asian Games ini," kata Yoga.

Ia juga menuturkan bahwa, latar belakang akademis di bidang manajemen pendidikan turut membantunya saat bertanding di arena. Yoga berharap capaian ini memicu perkembangan federasi teqball di Tanah Air.

"Lebih ke cara menganalisis diri sendiri, menganalisis kekuatan lawan, bagaimana kita menganalisis kelemahan kita sendiri. Itu sih yang paling kepakai," jelas Yoga.

"Ke depannya, semoga mendapat dukungan penuh untuk federasi teqball di Indonesia agar ke depannya lebih berkembang. Tentu akan terus berjuang raih medali emas pada kesempatan lainnya."

Soft Tenis Beregu Putra Persembahkan Perunggu Tambahan

Sementara itu di Higashiyama Park Tennis Center, tim soft tenis beregu putra Indonesia juga berhasil mengamankan medali perunggu setelah terhenti di babak semifinal.

Skuad Merah Putih harus mengakui keunggulan ketangguhan tim tuan rumah Jepang dengan skor 0-2.

Meskipun belum berhasil melangkah ke partai puncak, hasil ini dinilai cukup impresif mengingat persiapan tim yang relatif singkat.

"Ya, kita harus mengakui kehebatan lawan. Tadi mungkin saya masih kurang pengalaman. Persiapan kami juga cukup singkat, hanya sekitar enam bulan untuk persiapan Asian Games ini," kata, Bagus Angga, yang menjalani debutnya di ajang multi-event terbesar se-Asia tersebut.

Senada dengan Bagus, atlet asal Kudus, Muhammad Falevi, menegaskan bahwa seluruh anggota tim telah mengerahkan kemampuan terbaik di lapangan.

"Kami harus mengakui keunggulan mereka. Alhamdulillah, kami mendapatkan medali perunggu. Medali ini kami persembahkan untuk Indonesia, juga sebagai buah untuk orang tua. Semoga bisa membanggakan dan membahagiakan orang tua," kata Falevi.

Dengan tambahan dua pundi-pundi medali tersebut, kontingen Indonesia kini telah mengoleksi total tiga medali perunggu di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Peluang untuk terus menambah perolehan medali masih terbuka lebar seiring masih banyaknya cabor potensial yang terus berjuang di arena pertandingan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.