Prabowo Diangkat Jadi Jenderal Kehormatan, Bukti Ucapan Gus Dur Benar

AKURAT.CO Praktisi komunikasi politik, Irfan Wahid turut memberi selamat atas penganugerahan pangkat istimewa Jenderal TNI Kehormatan (HOR) yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
Irfan atau akrab disapa Gus Ipang menilai, pemberian tanda kehormatan jenderal bintang empat itu sebagai bukti ucapan Presiden RI ke-4, Abdurahman Wahid atau Gus Dur bahwa Prabowo adalah orang yang paling ikhlas itu benar adanya.
Baca Juga: Prabowo Terima Pangkat Istimewa Jenderal TNI (HOR), Ini kata PDIP
"Asli ini semua membuat kami terharu. Omongan mendiang Gus Dur bahwa Bapak adalah orang paling ikhlas benar terbukti," kata Gus Ipang melalui instagram pribadinya, Rabu (28/2/2024).
Apalagi, Prabowo selalu menahan diri dan menghadapi dengan senyuman terhadap semua pihak-pihak yang selama ini memfitnah maupun mencaci maki. Menurutnya, hal itu menjadi tanda bahwa Prabowo memiliki hati yang ikhlas.
"Masih terngiang ucapan Bapak di Tebuireng untuk terus hadapi semua cacian makian ini dengan senyuman. Buah keikhlasan yang sangat panjang berujung indah Pak," ucapnya.
Gua Ipang kemudian membantah tudingan sejumlah pihak yang menyebut Prabowo dipecat dari TNI dan kemudian mempersoalkan pemberian tanda kehormatan tersebut.
Baca Juga: TB Hasanuddin: Pemberian Pangkat Istimewa kepada Prabowo Bertentangan dengan UU
Menurutnya, informasi tersebut tidak benar karena saat itu Prabowo diberhentikan secara hormat dari jabatan Pangkostrad dan dipensiunkan dini dari dinas TNI.
"Buat netizen yang selalu bilang Pak Prabowo dipecat, beliau itu nggak pernah dipecat dari TNI, tapi diberhentikan dengan hormat dari jabatan Pangkostrad dan dinas TNI (alias dipensiunkan lebih awal). Karena itulah Pak Prabowo masih menerima pensiun dari negara," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







