Menko Luhut Masih Sakit, Menteri Bahlil Mulai Kangen

AKURAT.CO Menko Marves Luhut Pandjaitan mulai dirindukan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Luhut yang diminta dokter beristirahat, hingga kini masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.
Bahlil mengaku berharap Luhut segera pulih untuk segera memimpin rapat koordinasi. Absennya Luhut, membuat Bahlil kurang lancar berkoordinasi.
"Karena kalau tanpa Opung (Luhut) kan kita ini koordinasinya kurang, karena beliau itu guru, mentor ya," kata Bahlil, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Luhut Ancam Audit Seluruh LSM Di Indonesia
Luhut harus menjalani perawatan karena kelelahan. Sakitnya Luhut diketahui sejak Jumat (6/10/2023).
Luhut yang kerap disebut Lord lantaran menjadi salah satu menteri yang memiliki banyak jabatan, sempat berkunjung ke sejumlah negara Afrika.
"Kita doain Pak Menko kami cepat sehat, diberi kekuatan oleh Allah SWT, dilindungi. Memang beliau seorang pekerja keras," ujar Bahlil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








