Massa Buruh Membubarkan Diri Usai Suarakan Tuntutan di Gedung DPR

AKURAT.CO Ribuan buruh yang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025), akhirnya membubarkan diri menjelang siang hari. Setelah berjam-jam berorasi, menyanyikan yel-yel, dan mengibarkan spanduk tuntutan, satu per satu barisan buruh mulai meninggalkan arena demonstrasi.
Koordinator lapangan melalui pengeras suara menyerukan agar massa tetap tertib saat meninggalkan lokasi. "Kawan-kawan, kita sudah suarakan aspirasi. Saatnya kita pulang dengan kepala tegak," ucapnya.
Arus lalu lintas yang sempat lumpuh total perlahan berdenyut kembali. Bus Transjakarta yang sejak siang terpaksa dialihkan, kini bisa melintasi jalurnya. Polisi lalu lintas yang berjaga pun mengatur pelepasan massa agar tidak menimbulkan penumpukan.
Baca Juga: Ada Demo Buruh, Anggota DPR RI Boleh Kerja di Rumah Hari Ini
Namun, di balik sorak-sorai demonstrasi, ada wajah-wajah lelah yang tertinggal. Seorang buruh perempuan paruh baya, Ratna (46), duduk sebentar di trotoar sambil meneguk air mineral. Dia mengaku sudah sejak pagi berangkat dari kawasan Bekasi bersama rekan-rekannya.
"Capek, Mas, tapi ya demi anak di rumah. Kita datang jauh-jauh bukan buat rusuh, cuma mau didengar," katanya lirih, sambil merapikan ikat kepala bertuliskan tolak upah murah.
Cerita lain datang dari Joni (32), buruh pabrik di kawasan Egip Bekasi. Di tangannya masih tergenggam poster karton yang sebagian tulisannya sudah luntur terkena gerimis.
Baca Juga: Rute TransJakarta di Area Demo Hari Ini Dialihkan, Cek Detailnya di Sini
"Kami hanya ingin hidup layak. Kalau bukan sekarang, kapan lagi kami bersuara?," ujarnya sebelum bergabung dengan rombongan pulang.
Di halaman gedung parlemen, garis-garis polisi yang sejak siang tegang kini mulai longgar. Aparat tampak menyalami sebagian perwakilan buruh, seolah menutup hari panjang penuh teriakan dengan isyarat damai.
Demonstrasi bubar, jalanan kembali ramai, dan buruh pulang dengan rasa penat bercampur harap. Aspirasi mereka memang belum tentu langsung terjawab, tetapi setidaknya hari ini suara mereka sudah menggema di depan pintu gedung wakil rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









