Demo Buruh di DPR, KSPSI Tuntut Supremasi Sipil dan Hapus Outsourcing

AKURAT.CO Ribuan buruh dari berbagai daerah mengepung Gedung DPR RI pada Senin (22/9/2025).
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menyebut, aksi ini diikuti sekitar 8.000 massa yang datang dari Jakarta, Jabodetabek, hingga Garut, Jawa Barat.
“Diperkirakan ada 8.000 massa aksi dari Jawa Barat, Tangerang, Bekasi, dan Jakarta,” ujar Andi Gani.
Dalam aksinya, buruh membawa tiga tuntutan utama:
-
Menegakkan supremasi sipil tanpa campur tangan pihak manapun.
-
Mendesak DPR segera mengesahkan Revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan tanpa skema omnibus law.
-
Menghapus praktik outsourcing dan sistem upah murah yang merugikan pekerja.
“Kami akan selalu berada di garis terdepan untuk mengawal supremasi sipil,” tegasnya.
Baca Juga: PUBG Mobile Umumkan Kolaborasi Global dengan G-DRAGON
Andi Gani juga mengungkapkan bahwa pertemuan dengan pimpinan DPR RI bertujuan untuk memastikan pembentukan Satgas Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional.
Satgas ini dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dan segera akan diresmikan melalui Keputusan Presiden (Keppres).
“Keppres sudah siap, tinggal diumumkan saja. Dewan ini nantinya akan mengurus masalah PHK dan persoalan buruh lainnya. Kami yakin Presiden Prabowo akan menyampaikannya setelah kembali dari luar negeri,” jelasnya.
Aksi ini diwarnai orasi lantang para buruh yang berharap suara mereka benar-benar didengar parlemen dan pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









