PHK Massal di Perbankan AS Jadi Sorotan Investor Global Karena Ini
Hefriday | 17 Januari 2026, 16:13 WIB

AKURAT.CO Jajaran bank terbesar di Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah melakukan pemangkasan karyawan secara besar-besaran sepanjang tahun lalu.
Mengutip dari laman bloomberg, 6 bank raksasa itu adalah JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup, Wells Fargo, Goldman Sachs, dan Morgan Stanley mencatat penurunan jumlah tenaga kerja gabungan hingga 10.600 orang.
Pemangkasan tersebut menjadi yang terdalam dalam hampir satu dekade terakhir sekaligus mencerminkan strategi efisiensi biaya perbankan global di tengah perlambatan ekonomi.
Tren PHK bank AS ini juga menandai perubahan arah industri keuangan Wall Street pasca pandemi, saat ekspansi agresif beralih ke pengetatan struktur organisasi dan optimalisasi biaya operasional.
Efisiensi Biaya Jadi Agenda Utama Bank Besar AS
Pada akhir Desember, total karyawan enam bank terbesar AS tercatat sebanyak 1,09 juta orang, turun ke level terendah sejak 2021. Terakhir kali pemangkasan sedalam ini terjadi pada 2016, ketika sekitar 22.000 posisi dihapus.
Langkah efisiensi ini diambil setelah bank-bank tersebut memperbesar organisasi secara signifikan selama lonjakan transaksi di masa pandemi.
Namun, melambatnya aktivitas ekonomi sejak 2022 memaksa manajemen memangkas biaya, terutama pada pos pengeluaran terbesar, yakni sumber daya manusia.
Wells Fargo dan Citigroup Paling Agresif Pangkas Karyawan
Wells Fargo menjadi kontributor terbesar dalam penurunan jumlah karyawan. Bank ini memangkas lebih dari 12.000 posisi sepanjang tahun lalu, sehingga total pegawai turun menjadi 205.198 orang.
Angka tersebut merupakan level terendah sejak sebelum akuisisi Wachovia pada krisis keuangan global 2008.
CEO Wells Fargo, Charlie Scharf, menegaskan pemangkasan telah berlangsung selama 22 kuartal berturut-turut dan masih berpotensi berlanjut.
CEO Wells Fargo, Charlie Scharf, menegaskan pemangkasan telah berlangsung selama 22 kuartal berturut-turut dan masih berpotensi berlanjut.
Citigroup juga melanjutkan agenda transformasi internal dengan mengurangi sekitar 3.000 karyawan hingga akhir tahun. Bahkan, Bloomberg melaporkan bank tersebut akan memangkas sekitar 1.000 pekerjaan tambahan dalam waktu dekat, seiring sinyal pemotongan lanjutan dari CEO Jane Fraser.
Tak Semua Bank Kurangi Pegawai
Di tengah tren PHK, beberapa bank justru menambah tenaga kerja. Goldman Sachs meningkatkan jumlah karyawan sebesar 2% menjadi 47.400 orang, meski lonjakan biaya kompensasi mendorong total biaya naik 11%.
Morgan Stanley juga menutup tahun dengan tambahan sekitar 2.500 pegawai, walau sempat memangkas 2.000 posisi pada Maret.
CFO Morgan Stanley, Sharon Yeshaya menyebut kebutuhan keahlian terus berubah dan evaluasi talenta akan dilakukan secara berkelanjutan.
Gelombang PHK bank AS menegaskan bahwa efisiensi kini menjadi strategi utama Wall Street dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Bagi pelaku industri dan pencari kerja, memahami arah restrukturisasi perbankan global menjadi kunci untuk membaca peluang ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







