Ketidakpastian Kebijakan Fiskal, Membayangi Pemulihan Ekonomi Amerika Serikat

AKURAT.CO Kontraksi ekonomi Amerika Serikat sebesar 0,2% pada kuartal pertama 2025 menyoroti dampak dari ketidakpastian kebijakan fiskal dan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi.
Menurut estimasi kedua dari Biro Analisis Ekonomi (BEA) dikutip dari laman reuters, penurunan ini disebabkan oleh pelemahan belanja konsumen dan lonjakan impor, yang mencerminkan ketidakpastian di kalangan pelaku bisnis dan konsumen.
Kebijakan fiskal yang tidak konsisten, termasuk perubahan tarif dan ketidakjelasan mengenai perpajakan, telah menciptakan lingkungan yang tidak pasti bagi bisnis.
Baca Juga: Presiden Prabowo Sudah Kantongi Kandidat Dubes RI untuk Amerika Serikat
Banyak perusahaan menunda investasi dan perekrutan karena ketidakpastian ini, yang pada gilirannya menghambat pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, konsumen juga menjadi lebih berhati-hati dalam pengeluaran mereka, dengan belanja konsumen hanya tumbuh 1,2% pada kuartal ini.
Peningkatan tingkat tabungan menjadi 4,9% menunjukkan bahwa rumah tangga memilih untuk menabung daripada membelanjakan uang mereka di tengah ketidakpastian ekonomi.
Para ekonom memperingatkan bahwa tanpa kejelasan dan konsistensi dalam kebijakan fiskal dan perdagangan, pemulihan ekonomi dapat terhambat.
Mereka menekankan pentingnya stabilitas kebijakan untuk mendorong investasi dan konsumsi, yang merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November









