Menperin Pastikan Reformasi TKDN Bukan karena Tekanan Luar

AKURAT.CO Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menuturkan pihaknya tengah melakukan reformasi terhadap aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Ia pun menegaskan bahwa apa yang dilakukan Kemenperin dalam konteks mereformasi cara perhitungan sertifikat TKDN ini sejatinya sudah lama dibahas secara internal.
Bahkan diakuinya, pembahasan tersebut sudah dimulai sejak Februari 2025. Artinya dilakukan jauh sebelum adanya pengumuman tarif impor baru dari Amerika Serikat (AS) pada 1 April 2025 lalu.
Baca Juga: Prabowo Izinkan Pembelian Barang dengan TKDN Cuma 25 Persen, Perkuat Industri
Oleh karenanya ia memastikan bahwa pembahasan reformasi TKDN tersebut bukan karena mendapatkan tekanan, namun lebih kepada kebutuhan mempermudah regulasi.
"Jadi ini bukan karena latah, bukan karena tekanan dari siapapun. Tapi memang kami menganggap perlu bahwa hal-hal yang berkaitan dengan kemudahan produksi dalam negeri yang mengarah ke TKDN itu harus kami evaluasi, harus kami reformasi bisnis prosesnya memang harus lebih baik," tutur Agus dalam kerangan resminya, Selasa (6/5/2025).
Agus juga berjanji akan menyelesaikan reformasi TKDN ini dalam waktu sesingkat mungkin lantaran pembahasannya memang sudah dilakukan berkali-kali.
Baca Juga: Airlangga Akui AS Minta RI Longgarkan Aturan TKDN untuk Data Center
"Kemarin kami juga membahas ini internal, nanti jam 3 juga kami rapat mengenai ini jadi kami percepat, kami percepat proses pembahasannya. Tentu nanti pada saatnya ketika naskahnya sudah siap kami akan melakukan uji publik, uji publik itu tentu akan melibatkan stakholders," pungkas Agus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas








