Stabilitas Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Jadi Program Prioritas 100 Hari Prabowo
Hefriday | 21 Oktober 2024, 14:30 WIB

AKURAT.CO Pada hari pelantikannya sebagai Presiden Indonesia, Minggu (20/10/2024), Prabowo Subianto menyampaikan pidato perdananya yang menyoroti berbagai tantangan ekonomi nasional. Prabowo memfokuskan pidatonya pada isu-isu perekonomian, terutama pada kesenjangan antara data ekonomi yang tampak positif dengan kondisi nyata yang dihadapi masyarakat.
Prabowo menegaskan pentingnya pemerintah memberikan perhatian lebih serius terhadap kesejahteraan rakyat, terutama masyarakat lapisan bawah yang masih mengalami kesulitan ekonomi, termasuk kekurangan pangan.
"Kita harus serius bagaimana masyarakat bisa makmur, karena masih banyak yang kurang makan," ujarnya pada Minggu (20/10/2024).
Meskipun angka makroekonomi menunjukkan pertumbuhan yang baik, Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dampak riil dari kebijakan ekonomi terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat. Dalam pidatonya, ia juga menyoroti pentingnya kemandirian ekonomi dan upaya untuk mengurangi kesenjangan sosial.
Hal ini mencerminkan komitmen Prabowo untuk mewujudkan pemerintahan yang peduli terhadap kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya dari sudut pandang angka statistik.
Dalam konteks perekonomian global yang tidak menentu, terutama akibat perlambatan ekonomi di China dan ketegangan geopolitik, Prabowo menyatakan bahwa tantangan yang dihadapi oleh Indonesia sangat besar.
Oleh karena itu, dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, ia berjanji untuk mengambil langkah-langkah konkret demi memperkuat stabilitas ekonomi dan memperbaiki kesejahteraan masyarakat, terutama mereka yang terdampak oleh kondisi global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







