Industrialisasi Kunci Penting Wujudkan Visi Ekonomi Prabowo
Demi Ermansyah | 23 September 2024, 13:28 WIB

AKURAT.CO Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik Junaidi Rachbini, menjelaskan bahwa visi Presiden Terpilih Prabowo Subianto yang ingin mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen tidak akan terwujud tanpa mendorong industrialisasi yang kuat.
Dirinya menilai bahwa industrialisasi adalah salah satu kunci penting untuk menambah nilai ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja. Sebagai contoh Malaysia, tambahnya, negara tersebut dalam perkembangannya saat ini berhasil lepas dari 'middle income trap' berkat industrialisasi kelapa sawit.
"Kita lihat saja Malaysia sekarang, mereka sudah berhasil keluar dari perangkap pendapatan menengah dan telah menjadi negara maju melalui pengembangan sektor industrinya," jelas Didik dalam sebuah webinar, Minggu (22/9/2024).
Lebih lanjut ia menekankan bahwa Indonesia perlu belajar dari keberhasilan Malaysia dengan memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki, mengembangkan sumber daya manusia (SDM), dan meningkatkan teknologi industri.
Didik meyakini, dengan perbaikan di sektor ini, Indonesia mampu keluar dari perangkap pendapatan menengah dan bergerak menuju negara maju. "Yang penting, ada banyak jalan untuk mencapai target ini, tinggal bagaimana kita memilih strategi yang tepat. Namun, jika strategi tersebut tidak jelas, maka kita tidak akan maju ke mana-mana," tegasnya.
Selain mendorong industrialisasi, Didik juga menyarankan agar pemerintah memperbaiki kebijakan perdagangan dan memberikan insentif ekspor guna memperluas pasar produk Indonesia di kancah global.
Menurutnya, tanpa langkah-langkah ini, target yang telah ditetapkan oleh Prabowo akan sulit untuk dicapai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









