PIK 2 Punya Oase Spiritual Baru, Cetiya Tian Shi Hua Resmi Dibuka

AKURAT.CO Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 terus berkembang dengan hadirnya berbagai fasilitas publik.
Tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata, kuliner, dan gaya hidup, kawasan tersebut kini juga memiliki rumah ibadah baru setelah Cetiya Tian Shi Hua Guan Di Jing Se resmi dibuka.
Peresmian cetiya di kawasan Golf Island itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi, tokoh lintas agama, serta jajaran Tian Shi Hua Association (TSA).
Kehadiran cetiya tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah umat Buddha, tetapi juga ruang yang memperkuat nilai toleransi, kebajikan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Yusril mengatakan setiap rumah ibadah memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar bangunan fisik.
“Saya percaya setiap rumah ibadah yang dibangun dengan niat baik bukan hanya menghadirkan sebuah bangunan di tengah kita, tetapi juga menghadirkan harapan. Harapan akan semakin banyak orang menemukan kedamaian, memperkuat kebajikan, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” ujar Yusril.
Cetiya Tian Shi Hua.
Menurut dia, keberagaman merupakan fondasi penting yang selama ini menjadi kekuatan bangsa Indonesia.
“Indonesia kuat bukan karena memiliki keyakinan yang sama, melainkan karena mampu menghargai dan menghormati perbedaan sebagai dasar hidup bersama,” katanya.
Baca Juga: Daftar Promo JSM Alfamart 24-26 Juli 2026: Harga Diskon dari Minyak Goreng hingga Susu
Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai rumah ibadah juga dapat menjadi ruang lahirnya berbagai gagasan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Rumah ibadah adalah tempat untuk bertukar pikiran, memancarkan ide-ide, menyampaikan doa, saling memberi nasihat, dan membuktikan adanya kekuatan cinta,” ujar Irene.
Ia juga mengenang pesan kedua orang tuanya yang selalu mengajarkan agar hidup memberi manfaat bagi orang lain.
“Papa dan Mama selalu mengajarkan kepada saya, jadilah orang yang berguna, jangan menjadi orang yang hanya mengejar kesuksesan karena uang dan kekayaan,” tuturnya.
Di sisi lain, Pendiri Tian Shi Hua Association, Suhu Karmalie Abeng, mengungkapkan organisasi tersebut telah menjalankan pelayanan sosial sejak sekitar 18 tahun lalu sebelum akhirnya berkembang menjadi pembinaan spiritual.
“Awalnya kami hanya memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat, yang seiring waktu berkembang menjadi pembinaan spiritual yang lebih terstruktur,” katanya.
Menurut Karmalie, Cetiya Tian Shi Hua di PIK 2 menjadi rumah ibadah kedua yang dimiliki TSA setelah sebelumnya hadir di Kelapa Gading.
“Semoga keberadaan Cetiya Tian Shi Hua di PIK 2 ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat sekitar, khususnya umat Buddha,” pungkasnya.
Dengan hadirnya Cetiya Tian Shi Hua, PIK 2 kini tidak hanya menawarkan kawasan modern yang identik dengan destinasi wisata dan kuliner, tetapi juga menghadirkan ruang spiritual yang diharapkan dapat memperkuat harmoni dan kehidupan sosial masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok







