Akurat Logo

Dukung Visi Maritim Prabowo, GGMI Batam Serukan Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan

Moehamad Dheny Permana | 28 Oktober 2026, 21:57 WIB
Dukung Visi Maritim Prabowo, GGMI Batam Serukan Pengembangan Ekonomi Biru Berkelanjutan
GGMI Batam mendorong penguatan ekonomi biru dan pengembangan Lumbung Ikan Nasional (LIN) sebagai program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menggali potensi maritim Kepulauan Riau. - Foto: GGMI Batam

AKURAT.CO Gerakan Generasi Milenial Indonesia (GGMI) Batam mendorong penguatan ekonomi biru dan pengembangan Lumbung Ikan Nasional (LIN) sebagai upaya mengoptimalkan potensi maritim Kepulauan Riau. Sekaligus mendukung agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Tema tersebut menjadi fokus pembahasan dalam diskusi publik bertajuk "Menatap Masa Depan Ekonomi Biru dan Lumbung Ikan Nasional dalam Asta Cita" yang digelar di Sahid Vanilla Nagoya Hotel, Batam, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang diikuti puluhan peserta dari kalangan mahasiswa, masyarakat, dan insan media itu menghadirkan Ketua GGMI Batam, M. Ghoji Alghifari Lubis, serta Pengamat Politik Universitas Batam, Fendi Hidayat, sebagai narasumber.

Ghoji mengatakan bahwa momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional. Khususnya memperkuat ketahanan pangan, ekonomi kerakyatan, dan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan sektor kelautan dan perikanan.

"Generasi milenial harus berperan aktif dalam mendukung program pembangunan pemerintahan Prabowo melalui gagasan, inovasi, kewirausahaan, dan partisipasi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: BMR Apresiasi Kinerja Dua Tahun Prabowo, Kebijakan Sawit dan Energi Membuka Peluang bagi Riau

Menurutnya, pengembangan ekonomi biru dan Lumbung Ikan Nasional membutuhkan keterlibatan masyarakat, agar potensi sumber daya maritim dapat memberikan manfaat ekonomi secara nyata.

Generasi muda dapat mengambil peran melalui pengembangan usaha berbasis potensi lokal, inovasi pengolahan hasil laut, dan pengawasan konstruktif terhadap pelaksanaan program pemerintah.

"Keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Termasuk generasi milenial yang memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi dan kewirausahaan," ujar Ghoji.

Sementara itu, menurut Fendi Hidayat, Kepulauan Riau memiliki peluang strategis untuk mengembangkan ekonomi biru karena karakteristik wilayahnya sebagai provinsi kepulauan.

Potensi tersebut mencakup perikanan tangkap, budi daya laut, pengolahan hasil perikanan, serta perdagangan dan konektivitas maritim.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.